Ensure Gold Vanila
- Main Image
-

- Title
- Ensure Gold Vanila
- Detail Page Path
Sistem kekebalan tubuh manusia umumnya biasanya menurun seiring pertambahan usia. Hal ini membuat lansia lebih rentan terhadap berbagai jenis penyakit. Infeksi penyakit sederhana seperti flu saja dapat menimbulkan risiko komplikasi pada lansia. Makanya, setiap lansia perlu meningkatkan imunitas tubuh.
Ada banyak cara bagi lansia untuk dapat meningkatkan imunitasnya. Misalnya saja mengonsumsi suplemen susu penambah imunitas. Selain itu, daya tahan tubuh bisa meningkat dengan berbagai kebiasaan sehari-hari berikut ini.
Berikut ini berbagai cara meningkatkan daya tahan tubuh lansia yang bisa dicoba:
Pola makan seimbang dengan pilihan menu yang kaya nutrisi adalah bagian paling penting dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh. “Pasukan” sistem imun membutuhkan makanan bernutrisi secara teratur.
Sejak lama, para ahli telah menemukan bahwa orang yang kurang gizi lebih rentan terhadap berbagai penyakit menular.
Hal ini cukup rentan terjadi pada lansia. Alasannya, karena faktor penuaan yang berkaitan dengan defisiensi mikronutrien yang dapat memperburuk atau menurunkan fungsi kekebalan tubuh.
Untuk itu, lansia secara teratur harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang sebagai cara meningkatkan imunitas. Sebagai pelengkap, Anda juga bisa mengonsumsi susu penambah imunitas untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Baca Juga: Waspada 7 Makanan Yang Menurunkan Imun Tubuh Berikut Ini
Penelitian pada tahun 2020 menunjukkan bahwa orang yang aktif bergerak secara teratur memiliki imunitas yang baik.
Aktivitas fisik yang disarankan adalah olahraga ringan sekitar 150 menit dalam seminggu. Olahraga secara rutin yang dilakukan oleh lansia dapat meningkatkan imunitas tubuh dari efek proteksi berupa pencegahan obesitas uang berkaitan erat dengan diabetes tipe 2 dan penyakit jantung coroner.
Selain olahraga, tetap aktif bergerak adalah cara meningkatkan imunitas yang bisa dilakukan. Sebagai contoh, Anda bisa berkebun, memasak, atau menari.
Saat dalam kondisi stres, tubuh manusia memproduksi hormon kortisol. Kabar buruknya, kortisol membatasi fungsi tubuh, termasuk sistem imun.
Dengan kata lain, saat Anda mengalami stres maka tubuh akan terbebani. Tak hanya itu, stress juga memicu masalah lain seperti pola makan yang buruk atau kurang tidur yang justru makin melemahkan daya tahan tubuh.
Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup tidur, daya tahan tubuh akan turun. Setidaknya orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7 jam setiap harinya.
Meski begitu, terlalu banyak tidur juga tidak baik untuk daya tahan tubuh. Tidur malam lebih dari 9 atau 10 jam menandakan seseorang memiliki kualitas tidur yang buruk.
Kualitas tidur yang baik biasanya ditandai dengan tidur nyenyak. Tidur nyenyak berkaitan dengan perlambatan proses tubuh yang lebih besar. Kondisi ini memungkinkan sistem imun menggunakan lebih banyak energi untuk melawan infeksi.
Berjemur adalah salah satu cara aktivitas penambah imun tubuh. Dengan berjemur, tubuh mendapatkan banyak vitamin D yang mendukung fungsi kekebalan tubuh terhadap penyakit.
Bukan rahasia lagi jika merokok punya banyak efek buruk bagi kesehatan, termasuk melemahkan sistem imun dan membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi.
Baca Juga: Penyakit Autoimun: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi
Karena itu, jika Anda merokok, lebih baik segera berhenti. Ada banyak cara untuk mulai berhenti merokok, misalnya menghisap permen.
Saat tidak bisa mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mungkin Anda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi susu penambah daya tahan tubuh dewasa. Banyak susu penambah daya tahan tubuh dewasa yang memiliki manfaat untuk daya tahan tubuh.
Berikut adalah beberapa vitamin penambah daya tahan tubuh yang penting untuk lansia:
Vitamin C berperan sebagai antioksidan kuat yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, vitamin ini juga mendukung produksi sel imun seperti limfosit. Anda bisa mendapatkannya dari jeruk, jambu biji, dan brokoli.
Vitamin D berfungsi meningkatkan respons imun terhadap patogen. Kekurangan vitamin D sering dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi. Sumbernya meliputi sinar matahari, ikan berlemak, dan susu fortifikasi.
Sebagai antioksidan, vitamin E membantu menjaga fungsi sel imun tetap optimal. Vitamin ini juga mendukung perlindungan terhadap infeksi pada lansia. Anda bisa menemukannya dalam kacang-kacangan dan biji-bijian.
Vitamin B6 penting dalam pembentukan antibodi dan sel darah putih. Kekurangan vitamin ini dapat melemahkan sistem imun. Sumbernya antara lain pisang, ayam, dan kentang.
Meskipun bukan vitamin, zinc sangat penting dalam mendukung fungsi imun. Mineral ini membantu penyembuhan luka dan melawan infeksi. Zinc banyak ditemukan pada daging merah dan kacang-kacangan.
Selain vitamin, pemenuhan nutrisi lengkap juga menjadi kunci penting dalam menjaga daya tahan tubuh lansia. Salah satu solusi praktis adalah mengonsumsi nutrisi penambah daya tahan tubuh dewasa yang diformulasikan khusus.
Ensure Gold Streng+hPro adalah asupan nutrisi yang dirancang untuk membantu mengatasi dua tantangan utama pada lansia, yaitu penurunan massa otot dan melemahnya sistem imun. Berdasarkan data fisiologis, tubuh dapat kehilangan massa otot hingga 33% sejak usia 40 tahun, dan penurunan sel imun mencapai 30% pada usia lanjut.
Melalui kandungan Ensure Gold Streng+hPro, produk ini mengombinasikan protein berkualitas tinggi (kasein, whey, dan soya), HMB (β-hydroxy β-methylbutyrate), serta beta glukan dari yeast. Kombinasi ini membantu menjaga massa otot sekaligus mendukung sistem imun harian. Dengan konsumsi rutin, Ensure Gold Streng+hPro dapat menjadi bagian dari strategi efektif dalam cara meningkatkan daya tahan tubuh pada lansia.
ANIAPAC-P-ID-202600216
Ya, susu tinggi protein dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Protein berperan dalam membentuk antibodi dan menjaga massa otot, yang keduanya penting untuk sistem imun. Oleh karena itu, memilih susu penambah daya tahan tubuh dewasa dapat menjadi langkah tepat.
Umumnya, konsumsi susu dapat dilakukan 1–2 kali sehari sesuai kebutuhan nutrisi Anda. Namun, jumlahnya bisa disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan rekomendasi tenaga medis.
Vitamin yang bagus untuk daya tahan tubuh antara lain vitamin C, D, E, dan B6, serta mineral seperti zinc. Kombinasi nutrisi ini bekerja sinergis dalam mendukung sistem imun tubuh.
SUMBER:
8 Ways to Boost Your Immune System If You’re Over 65 - Healthline. Retrieved 31 May 2022, from https://www.healthline.com/health/flu/boost-immune-system-over-65
How to boost your immune system - Harvard Health Publishing-Harvard Medical School. Retrieved 31 May 2022, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-boost-your-immune-system
The Nutrition Source - Harvard T.H. Chan. Retrieved 31 May 2022, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/nutrition-and-immunity/
Physical activity for immunity protection: Inoculating populations with healthy living medicine in preparation for the next pandemic - National Library of Medicine. Retrieved 31 May 2022, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7195025/
Physical Exercise and Immune System in the Elderly: Implications and Importance in COVID-19 Pandemic Period - National Library of Medicine. Retrieved 31 May 2022, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7711129/
Physical Exercise and Immune System in the Elderly: Implications and Importance in COVID-19 Pandemic Period - HelloSehat. Retrieved 31 May 2022, from https://hellosehat.com/lansia/olahraga-lansia/aktivitas-lansia/
How Aging Affects Your Immune System - WebMD. Retrieved 31 May 2022, from https://www.webmd.com/healthy-aging/guide/seniors-boost-immunity
Lack of sleep: Can it make you sick? - Mayo Clinic. Retrieved 31 May 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/expert-answers/lack-of-sleep/faq-20057757
How Sleep Affects Immunity - Sleep Foundation. Retrieved 31 May 2022, from https://www.sleepfoundation.org/physical-health/how-sleep-affects-immunity
How to Keep Your Body’s Defenses Strong After Age 65 - Cleveland Clinic. Retrieved 31 May 2022, from https://health.clevelandclinic.org/5-tips-make-immune-system-stronger-age/
Mitchell, W. K., Williams, J., Atherton, P., Larvin, M., Lund, J., & Narici, M. (2012). Sarcopenia, dynapenia, and the impact of advancing age on human skeletal muscle size and strength; A quantitative review. Frontiers in Physiology, 3, 260. https://doi.org/10.3389/fphys.2012.00260
Ayaz, A., Zaman, W., Radák, Z., & Gu, Y. (2024). Green strength: The role of micronutrients in plant-based diets for athletic performance enhancement. Heliyon, 10(12), e32803. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e32803
Khalid, W., Arshad, M. S., Ranjha, M. M. A. N., Różańska, M. B., Irfan, S., Shafique, B., Rahim, M. A., Khalid, M. Z., Abdi, G., & Kowalczewski, P. Ł. (2022). Functional constituents of plant-based foods boost immunity against acute and chronic disorders. Open life sciences, 17(1), 1075–1093. https://doi.org/10.1515/biol-2022-0104
Fenercioglu A. K. (2024). The Anti-Inflammatory Roles of Vitamin D for Improving Human Health. Current issues in molecular biology, 46(12), 13514–13525. https://doi.org/10.3390/cimb46120807
National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2021, March 26). Vitamin E: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminE-HealthProfessional/
National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2023, June 16). Vitamin B6: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminB6-HealthProfessional/
![]()
Siapa bilang lansia tidak bisa melakukan aktivitas untuk memulihkan stamina? Ini dia caranya!
![]()
BMI bukanlah patokan untuk Anda melihat komposisi lemak vs otot di tubuh, namun tetap ada manfaatnya untuk kondisi kesehatan. Simak selengkapnya di artikel ini!
![]()
Diabetes kerap dikaitken dengan usia senja. Benarkah demikian? Lalu apa saja ciri diabetes lansia? Simak penjelasannya di sini!
Anda akan keluar ke situs web Abbott khusus negara atau wilayah lainnya. Perlu diketahui bahwa situs yang Anda kunjungi ditujukan untuk penduduk negara atau wilayah tertentu, seperti yang tercantum di situs tersebut. Situs ini mungkin berisi informasi tentang obat-obatan, perangkat medis, dan produk lain atau penggunaan produk tersebut yang tidak disetujui di negara atau wilayah lain.
Situs web yang Anda kunjungi juga mungkin tidak dioptimalkan untuk ukuran layar perangkat tertentu. Apakah Anda ingin melanjutkan dan keluar situs web ini?