Pahami Pentingnya Susu Nutrisi untuk Lansia dan Rekomendasinya di Sini!

Pahami Pentingnya Susu Nutrisi untuk Lansia dan Rekomendasinya di Sini!

susu nutrisi untuk lansia
susu nutrisi untuk lansia
susu nutrisi untuk lansia
Tags:

Kita semua tentu tahu bahwa susu merupakan minuman yang kaya akan nutrisi. Tidak hanya kalsium yang baik untuk tulang, susu juga mengandung protein, karbohidrat, serta vitamin dan mineral.

Belum lagi kini banyak tersedia produk susu fortifikasi yang telah diperkaya berbagai gizi penting, seperti zat besi dan vitamin D. Meski demikian, banyak orang masih menilai susu hanya penting untuk anak-anak. Padahal, baik di usia 6 tahun maupun 60 tahun, tubuh tetap membutuhkan nutrisi dari susu.

Karenanya, kita perlu mulai memahami manfaat nutrisi susu bagi lansia. Apabila anak-anak punya susu pertumbuhan, adakah susu nutrisi untuk lansia?

Pentingnya Nutrisi untuk Kesehatan Lansia

Tubuh kita mendapatkan nutrisi dari makanan dan minuman bergizi yang dikonsumsi setiap hari. Dengan kandungan nutrisi yang diperoleh dari makanan, tubuh kita dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Lalu, apakah nutrisi juga penting untuk kesehatan lansia?

Asupan nutrisi yang baik penting bagi tubuh, berapapun usia kita, tidak terkecuali lansia. Nutrisi memberikan energi bagi tubuh dan membuat organ tubuh dapat berfungsi dengan normal. Meskipun pada lansia fungsi organ akan mengalami penurunan, tubuh tetap membutuhkan nutrisi.

Nutrisi juga penting untuk membantu menurunkan risiko tubuh mengalami masalah kesehatan, seperti osteoporosis, hipertensi, diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga beberapa jenis kanker.

Apa Itu CaHMB dan Bedanya dengan HMB Biasa?

CaHMB adalah bentuk kalsium dari HMB (beta-hydroxy beta-methylbutyrate), yaitu senyawa turunan dari asam amino leucine. HMB berfungsi membantu mengurangi kerusakan otot sekaligus merangsang pembentukan otot baru. Sementara itu, CaHMB memiliki stabilitas yang lebih baik dan sering digunakan dalam produk nutrisi karena lebih mudah diserap tubuh.

Perbedaan utama antara HMB dan CaHMB terletak pada bentuk kimianya. CaHMB mengandung tambahan kalsium yang juga bermanfaat untuk kesehatan tulang. Oleh karena itu, kandungan ini sering ditemukan dalam susu yang mengandung HMB untuk memberikan manfaat ganda bagi otot dan tulang.

Mengapa Lansia Membutuhkan HMB dan CaHMB dalam Susu Nutrisi?

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami penurunan kemampuan dalam membentuk dan mempertahankan massa otot. Kondisi ini berkontribusi pada sarkopenia pada lansia, yang dapat berdampak pada kekuatan fisik dan mobilitas. HMB dan CaHMB membantu memperlambat proses tersebut dengan menjaga keseimbangan antara pembentukan dan pemecahan otot.

Dalam konteks ini, konsumsi susu tinggi protein yang diperkaya HMB menjadi penting. Kombinasi antara protein berkualitas dan HMB dapat mendukung pemeliharaan otot serta daya tahan tubuh. Hal ini juga menjadikan susu untuk otot dan tulang sebagai bagian integral dari pola makan lansia.

Kebutuhan Nutrisi Lansia

Menginjak usia senja, kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi dari makanan ikut berubah. Pada lansia, kebutuhan kalorinya menurun karena aktivitas yang berkurang. Namun Anda tetap membutuhkan cukup gizi.

Lansia perlu mengonsumsi lebih sedikit makanan untuk membatasi kalorinya, sementara kebutuhan gizi lansia tetap sama atau bahkan meningkat dibandingkan saat masih mudah. Hal ini tak jarang membuat lansia mengalami kekurangan gizi.

Untuk itu, di usia lanjut, Anda perlu memilih makanan yang lebih padat gizi. Penting bagi lansia mengonsumsi beragam jenis makanan bergizi agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi.

Selain itu, lansia perlu menghindari mengonsumi makanan yang hanya mengandung kalori namun sedikit atau bahkan tanpa kandungan gizi, seperti makanan ringan, permen, atau minuman bersoda.

Beberapa jenis nutrisi yang penting bagi lansia namun kerap tidak terpenuhi, di antaranya:

1. Protein

Pada lansia kebutuhan akan protein meningkat dibanding saat usia muda. Bagi lansia, protein dibutuhkan salah satunya untuk mempertahankan massa otot. Protein juga dapat mengencangkan kulit, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu menjaga fungsi indera pendengaran.

2. Kalsium

Fungsi utama kalsium bagi tubuh adalah untuk menjaga tulang tetap kuat. Namun pada lansia asupan kalsium kerap menurun sehingga tulang menjadi keropos dan lebih rentan patah.

3. Vitamin D

Bagi tubuh, fungsi vitamin D tidak bisa dipisahkan dari kalsium. Lansia yang mengalami kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko cedera karena terjatuh.

4. Vitamin B12

Jenis vitamin ini berperan penting dalam produksi sel darah merah dan juga menjaga fungsi saraf.

5. Serat

Manfaat serat penting untuk kesehatan pencernaan. Kekurangan serat dapat meningkatkan risiko sembelit.

Baca Juga: Minum Susu Tinggi Serat untuk Penuhi Kebutuhan Harian

6. Omega 3

Asam lemak esensial ini penting bagi lansia karena dapat menghambat penurunan fungsi indera penglihatan, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan mengendalikan tekanan darah.

Pentingnya Protein dalam Diet Lansia

Kebutuhan harian gizi protein pada lansia umumnya lebih tinggi dibandingkan saat masih muda. Hal ini dikarenakan fungsi tubuh yang mulai menurun setelah memasuki usia lanjut, sehingga tubuh tidak lagi efisien dalam menggunakan protein.

Dampaknya, tubuh membutuhkan jumlah protein yang lebih banyak untuk menjalankan fungsi yang sama.

Jika pada orang dewasa (usia 18-49 tahun) kebutuhan protein hariannya sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan, maka lansia (50 tahun ke atas) dianjurkan untuk mendapat sebesar 1-1,2 gram protein per kilogram berat badan per hari.

Untuk memenuhi kebutuhan protein harian, Anda bisa mendapatkannya dengan mengonsumsi makanan yang kaya kandungan protein, seperti daging ayam, daging sapi, ikan, telur, kacang-kacangan dan biji-bijian, serta susu maupun produk olahannya.

Salah satu sumber protein berkualitas adalah susu sapi. Di dalam susu sapi terdapat jenis-jenis protein yang baik untuk tubuh, yaitu Whey dan Kasein.Keduanya merupakan protein berkualitas tinggi karena mengandung asam amino esensial yang hanya bisa diperoleh dari makanan dan tidak diproduksi oleh tubuh.

Perbedaan kedua jenis protein tersebut, protein Whey lebih mudah diserap tubuh dan baik untuk otot, sedangkan Kasein diserap tubuh secara perlahan dan lebih stabil, sehingga dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh.

Selain dari susu, bahan nabati juga mengandung protein, salah satunya kedelai. Protein dari kedelai disebut protein Soya, yang baik untuk kesehatan jantung, mengendalikan kadar gula dalam darah, mengurangi berat badan, serta menurunkan risiko kanker.

Baca Juga: Whey dan Kasein: Nutrisi Susu yang Mengandung Protein Tinggi

Fungsi Protein untuk Kesehatan Otot dan Tulang

Masalah kesehatan yang kerap dialami lansia adalah otot mulai melemah dan tulang keropos. Hilangnya massa otot dikenal dengan nama Sarkopenia. Sementara pengeroposan tulang disebut osteoporosis.

Sarkopenia menyebabkan lansia menjadi lemah dan mudah jatuh. Sedangkan osteoporosis membuat tulang mudah patah.

Dengan menjaga asupan protein, Anda dapat menjaga massa otot saat lansia, sehingga dapat mencegah Sarkopenia.

Protein juga penting untuk tulang. Sebagai bahan pembentuk sel, protein turut berfungsi membangun dan memperbaiki tulang.

Protein menjadi bagian utama pembentuk massa dan volume tulang, serta menjadi landasan untuk kalsium dan fosfor yang membentuk dan mengeraskan tulang.

5 Tips Memilih Susu Nutrisi yang Tepat untuk Lansia

Agar sesuai dengan kebutuhan dan nutrisinya, berikut ini tips memilih susu nutrisi untuk lansia:

1. Perhatikan kandungan protein

Pilih susu tinggi protein untuk membantu menjaga massa otot. Protein berkualitas mendukung regenerasi sel dan jaringan tubuh.

2. Pilih susu yang mengandung HMB

Kandungan HMB membantu melindungi otot dari penurunan fungsi. Ini penting dalam mencegah sarkopenia pada lansia.

3. Periksa kandungan vitamin dan mineral

Pastikan terdapat kalsium dan vitamin D untuk mendukung susu untuk otot dan tulang. Nutrisi ini penting untuk kepadatan tulang.

4. Sesuaikan dengan kebutuhan kesehatan

Pilih produk yang sesuai dengan kondisi tubuh, seperti rendah gula atau tinggi serat. Ini membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan.

5. Pilih formula yang mudah dicerna

Lansia membutuhkan nutrisi yang mudah diserap tubuh. Formula yang tepat meningkatkan efektivitas penyerapan nutrisi.

Rekomendasi Asupan Nutrisi untuk Lansia

Untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, lansia membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang, tidak hanya dari makanan sehari-hari tetapi juga dukungan nutrisi tambahan. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Ensure Gold Streng+thPro, yang diformulasikan khusus untuk membantu mengatasi penurunan massa otot dan daya tahan tubuh seiring bertambahnya usia.

Ensure Gold Streng+thPro mengandung kombinasi triple protein berkualitas (whey, kasein, dan soya) yang penting dalam menjaga dan membentuk otot. Selain itu, kandungan HMB di dalamnya berperan dalam membantu mempertahankan massa otot dan membantu mengurangi risiko sarkopenia pada lansia. Dengan tambahan beta glukan, nutrisi ini juga mendukung sistem imun agar tetap optimal.

Sebagai bagian dari pola hidup sehat, Anda dapat mengombinasikan konsumsi Ensure Gold Streng+thPro dengan makanan bergizi seimbang dan aktivitas fisik ringan. Pendekatan ini akan membantu menjaga kekuatan otot, kesehatan tulang, serta mendukung kualitas hidup lansia agar tetap aktif dan mandiri.

 

ANIAPAC-P-ID-202600403

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

● Apakah Lansia Wajib Minum Susu Setiap Hari?

Tidak wajib, namun dianjurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, terutama jika asupan dari makanan belum mencukupi.

● Kandungan apa yang paling penting untuk dicari dalam susu Nutrisi Lansia?

Protein, kalsium, vitamin D, serta HMB atau CaHMB merupakan kandungan utama dalam susu untuk otot dan tulang.

● Apa bedanya HMB dan CaHMB dengan protein biasa yang ada di dalam susu?

Protein berfungsi membangun otot, sedangkan HMB dan CaHMB membantu melindungi otot dari kerusakan dan mempertahankan massanya.

SUMBER:

Is Milk Good for Seniors? - American Dairy Association. Retrieved on June 20 2024 from https://www.americandairy.com/dairy-diary/learn-how-drinking-milk-keeps-seniors-moving/

Nutrition for Older Adults - Medline Plus. Retrieved on June 20 2024 from https://medlineplus.gov/nutritionforolderadults.html

How Your Nutritional Needs Change as You Age - Healthline. Retrieved on June 20 2024 from https://www.healthline.com/nutrition/nutritional-needs-and-aging

Get the Protein You Need - Web MD. Retrieved on June 20 2024 from https://www.webmd.com/healthy-aging/ss/slideshow-how-to-get-protein

Older Adults: 9 Nutrients You May Be Missing - Web MD. Retrieved on June 20 2024 from https://www.webmd.com/healthy-aging/features/missing-nutrients

Older Adults Need More Protein - Health Hub. Retrieved on June 20 2024 from https://www.healthhub.sg/live-healthy/seniors-need-more-protein

Protein: Are You Getting Enough? - Web MD. Retrieved on June 20 2024 from https://www.webmd.com/food-recipes/protein

What's the Difference Between Casein and Whey Protein? - Healthline. Retrieved on June 20 2024 from https://www.healthline.com/nutrition/casein-vs-whey

What Is Soy Protein? All You Need to Know - Healthline. Retrieved on June 20 2024 from https://www.healthline.com/nutrition/soy-protein-good-or-bad

Essential nutrients your body needs for building bone - Harvard Health. Retrieved on June 20 2024 from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/essential-nutrients-your-body-needs-for-building-bone

Phillips, S. M., Lau, K. J., D'Souza, A. C., & Nunes, E. A. (2022). An umbrella review of systematic reviews of β-hydroxy-β-methyl butyrate supplementation in ageing and clinical practice. Journal of cachexia, sarcopenia and muscle, 13(5), 2265–2275. https://doi.org/10.1002/jcsm.13030

Mayo Clinic. (2022). Protein and muscle health. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/protein/art-20048007

Healthline. (2022). HMB supplement: Benefits and uses. https://www.healthline.com/nutrition/hmb-supplement

National Institutes of Health. (2021). Sarcopenia and aging. https://www.nih.gov/news-events/nih-research-matters/sarcopenia-aging

WebMD. (2021). Protein and muscle building. https://www.webmd.com/fitness-exercise/guide/protein-muscle-building

Healthline. (2021). Protein for aging adults. https://www.healthline.com/nutrition/protein-for-aging-adults

Wu, H., Xia, Y., Jiang, J., Du, H., Guo, X., Liu, X., ... & Niu, K. (2015). Effect of beta-hydroxy-beta-methylbutyrate supplementation on muscle loss in older adults: A systematic review and meta-analysis. Archives of Gerontology and Geriatrics, 61(2), 168–175. https://doi.org/10.1016/j.archger.2015.06.020

Stout, J. R., Smith-Ryan, A. E., Fukuda, D. H., Kendall, K. L., Moon, J. R., Hoffman, J. R., & Mustad, V. A. (2013). Effect of calcium β-hydroxy-β-methylbutyrate (CaHMB) with and without resistance training in men and women 65+ yrs: A randomized, double-blind pilot trial. Experimental Gerontology, 48(11), 1303–1310. https://doi.org/10.1016/j.exger.2013.08.007

Produk Rekomendasi

Artikel Terkait