Whey dan Kasein: Nutrisi Susu yang Mengandung Protein Tinggi

Whey dan Kasein: Nutrisi Susu yang Mengandung Protein Tinggi

apa itu whey dan kasein
apa itu whey dan kasein
apa itu whey dan kasein
Tags:

Susu adalah salah satu bahan pangan yang dapat menjadi sumber protein tinggi. Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh bagi semua kalangan usia, termasuk lansia.

Konsumsi makanan kaya protein sangat penting bagi lansia, terutama jika sedang mencoba menurunkan berat badan, mengalami penyakit kronis, atau sedang sakit yang membutuhkan rawat inap.

Mengingat pentingnya asupan posisi protein bagi lansia, maka sangat mudah menemukan berbagai merk susu yang mengandung protein tinggi di pasaran.

Asupan Kebutuhan Protein Harian Lansia

Proses penuaan membuat tubuh memproses protein dengan kurang efisien. Akibatnya, lansia memerlukan lebih banyak asupan protein untuk mempertahankan massa otot, menjaga kesehatan tulang, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) Tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kebutuhan protein harian orang Indonesia rata-rata:

1. Laki-laki

· Usia 50 – 64 tahun: 65 gram

· Usia 65 – 80 tahun: 64 gram

· Usia 80 tahun ke atas: 64 gram

2. Perempuan

· Usia 50 – 64 tahun: 60 gram

· Usia 65 – 80 tahun: 58 gram

· Usia 80 tahun ke atas: 58 gram

Tapi, kerap kali asupan protein dari makanan tidak mencukupi kebutuhan protein orang lanjut usia. Makanya, peran susu berprotein tinggi menjadi sesuatu yang vital.

Ada banyak merk susu yang mengandung protein tinggi dijual di pasaran. Setiap jenis susu yang dijual di pasaran biasanya mengandung protein. Meski demikian, jenis protein dalam setiap susu biasanya berbeda-beda.

Karenanya, memahami kebutuhan dan variasi protein yang sesuai untuk tubuh merupakan cara mudah untuk tetap hidup sehat. Tentu saja dibutuhkan waktu untuk bisa memahami berbagai jenis protein yang beraneka ragam.

Walaupun ada dua jenis protein yang telah teruji secara klinis, terbukti manfaatnya bagi tubuh, dan terus digunakan sampai saat. Kedua jenis protein itu adalah Kasein dan whey.

Meski sama-sama berasal dari susu, kedua protein ini sangat berbeda. Sebagai ilustrasi, pada segelas susu sapi yang mengandung 8 gram protein; jenis protein utamanya adalah Whey dan Kasein.

Kedua jenis protein tersebut sama-sama penting dalam pembentukan massa otot. Akan tetapi keduanya punya keunikan sendiri-sendiri bagi tubuh Anda.

Baca Juga: Berapa Indeks Massa Tubuh Ideal? Cek Infonya di Sini!

Apa Itu Whey dan Kasein?

Whey dan Kasein adalah dua jenis protein yang ditemukan dalam susu sapi. Keduanya merupakan protein berkualitas tinggi karena mengandung asam amino esensial yang harus didapatkan melalui makanan.

Dengan kata lain, jenis protein ini tidak diproduksi oleh tubuh. Meski begitu, kedua jenis protein ini mudah diserap oleh tubuh.

Baik protein Kasein maupun whey sangat penting bagi pertumbuhan massa otot. Selain itu, Kasein dan Whey Protein membentuk kembali otot yang lelah setelah berolahraga.

Perbedaan Whey dan Casein

Walau sama-sama memiliki fungsi untuk pembentukan massa otot, apa perbedaan Whey dan Kasein?

Perbedaan pertama dari kedua jenis protein ini adalah komposisinya dalam susu. Protein Kasein adalah protein dominan yang ditemukan pada susu, yaitu sekitar 80%. Sedangkan kadar Whey protein pada susu hanya 20%.

Perbedaan kedua ada dalam proses penyerapan tubuh. Meskipun dalam penelitian kedua jenis protein ini sama-sama mudah diserap, tapi lama proses penyerapan kedua protein ini berbeda.

Tubuh menyerap protein Kasein lebih lambat dibanding Whey Protein. Penelitian menemukan kadar asam amino dalam darah tetap tinggi selama 4-5 jam setelah konsumsi Kasein, sedangkan pada konsumsi Whey Protein hanya bertahan 90 menit.

Perbedaan ketiga adalah fungsi untuk otot tubuh. Whey Protein dikenal memiliki sifat anabolik, yaitu berfungsi lebih baik dalam membangun dan membentuk otot. Sedangkan protein Kasein memiliki sifat anti katabolik, yang artinya bermanfaat untuk mencegah kerusakan otot.

Manfaat Whey Dan Casein

Whey Protein dan Kasein memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat untuk tubuh. Seperti yang telah disebutkan di atas, kedua jenis protein ini bermanfaat untuk massa otot. Lebih menariknya lagi, kedua jenis protein ini juga memiliki sejumlah efek positif yang berbeda bagi tubuh.

Protein Kasein

Penelitian menemukan bahwa protein Kasein mengandung peptida bioaktif yang terbukti memiliki kebaikan bagi sistem imun dan pencernaan. Selain itu, senyawa yang terdapat pada protein Kasein bermanfaat bagi kesehatan jantung, dengan cara menurunkan tekanan darah dan penggumpalan darah.

Whey Protein

Whey Protein mengandung sejumlah protein aktif bernama imunoglobulin yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Imunoglobulin dalam Whey Protein memiliki sifat antimikroba, baik membunuh atau memperlambat pertumbuhan mikroba berbahaya, seperti bakteri dan virus. Penelitian lain menunjukkan peptida pada Whey Protein dapat mencegah kanker.

Baca Juga: Apa Itu Protein Isolat? Cari Tahu di Sini!

Perlunya Konsumsi Seimbang Whey dan Casein

Baik Whey Protein maupun Kasein sama-sama dibutuhkan oleh tubuh. Untuk itu, mengonsumsi keduanya sangat penting dilakukan. Meski begitu, perlu diingat bahwa konsumsi seimbang antara Whey dan Kasein harus diperhatikan.

Perlunya konsumsi Whey dan Kasein secara seimbang adalah untuk mengurangi risiko alergi terhadap susu sapi. Komposisi seimbang antara Whey Protein akan membantu tubuh mendapatkan semua manfaat baik susu.

Asupan Nutrisi yang Mengandung Protein Tinggi

Salah satu asupan nutrisi yang mengandung Whey dan Protein secara seimbang adalah Ensure. Tidak hanya diformulasikan dengan whey dan protein Kasein, Ensure juga dilengkapi dengan Soy Protein atau Protein Soya.

Abbott Ensure adalah nutirsi yang diformulasikan dengan Triple Protein, yaitu Whey, Kasein, dan Protein Soya. Formulasi ini membuat protein dapat lebih cepat dicerna oleh tubuh. Formulasi triple protein ini dapat membantu meningkatkan dan mempertahankan massa otot.

Dengan formulasi ini, protein bakal bertahan lama di dalam tubuh sehingga mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Adanya kandungan protein Whey juga menjadikan Ensure sebagai susu penambah massa otot. Sementara itu, kandungan β-Hydroxy β-Methylbutyric atau HMB yang merupakan asupan penting bagi ketahanan massa otot tubuh.

Selain itu, Ensure merupakan asupan yang rendah laktosa, sehingga aman dikonsumsi sehari-hari tanpa membuat perut kembung. Tidak hanya kandungan tersebut, Ensure juga mengandung Omega 3, Omega 6, 14 Vitamin dan 9 Mineral yang mendukung daya tahan tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat Abbott Ensure dengan optimal, Anda cukup minum 2 gelas Ensure setiap harinya. Cara membuatnya pun terbilang sederhana. Anda hanya perlu menambahkan 5 sendok takar Ensure pada 200 ml air matang, aduk secara merata, dan susu berprotein tinggi siap diminum.

Sebagai merk dengan asupan yang mengandung protein tinggi dan fokus di manfaat kesehatan, Ensure tetap nikmat diminum sesuai selera. Alasannya karena Ensure bisa diminum dalam kondisi dingin atau hangat. Selain itu, Ensure tersedia dalam 2 varian rasa, yaitu coklat dan vanila. Sehingga Anda bisa menentukan sendiri akan minum Ensure vanila dingin atau coklat panas.

Itulah informasi seputar Whey dan Kasein yang merupakan nutrisi susu yang mengandung protein tinggi. Selamat mencoba!

SUMBER:

For older adults, a protein-rich diet is important for health - Washington Post. Retrieved 09 June 2022, from  https://www.washingtonpost.com/national/health-science/for-older-adults-a-protein-rich-diet-is-important-for-health/2019/01/18/886926ce-1a78-11e9-88fe-f9f77a3bcb6c_story.html

PMK NO 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia - KEMKES RI. Retrieved 09 June 2022, from  http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf

How Much Protein Is In A Cup Of Milk? - US Dairy. Retrieved 09 June 2022, from  https://www.usdairy.com/news-articles/how-much-protein-is-in-a-cup-of-milk

Bovine milk in human nutrition – a review - US National Library of Medicine. Retrieved 09 June 2022, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2039733/

Milk nutritional composition and its role in human health - US National Library of Medicine. Retrieved 09 June 2022, from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24800664/

Workout Supplements: Whey vs. Casein Protein - WebMD. Retrieved 09 June 2022, from https://www.webmd.com/diet/whey-vs-casein-protein

Whey Vs. Casein: What Makes These Proteins Different? - US Dairy. Retrieved 09 June 2022, from https://www.usdairy.com/news-articles/whats-the-difference-between-casein-and-whey

Influence of the protein digestion rate on protein turnover in young and elderly subjects - US National Library of Medicine. Retrieved 09 June 2022, from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12368423/

Why Casein Is One of The Best Proteins You Can Take - Healthline. Retrieved 09 June 2022, from https://www.healthline.com/nutrition/casein-protein-is-highly-underrated#TOC_TITLE_HDR_3

Milk derived bioactive peptides and their impact on human health – A review - US National Library of Medicine. Retrieved 09 June 2022, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4992109/

A randomized, double-blind, placebo-controlled trial of casein protein hydrolysate (C12 peptide) in human essential hypertension - US National Library of Medicine. Retrieved 09 June 2022, from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15533734/

Antiviral activities of whey proteins - US National Library of Medicine. Retrieved 09 June 2022, from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26198883/

Multifunctional capacity and therapeutic potential of lactoferrin - US National Library of Medicine. Retrieved 09 June 2022, from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29307524/

A role for milk proteins and their peptides in cancer prevention - US National Library of Medicine. Retrieved 09 June 2022, from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17430183/

The Balance Between Caseins and Whey Proteins in Cow's Milk Determines its Allergenicity - Science Direct. Retrieved 09 June 2022, from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17430183/

Produk Rekomendasi

Artikel Terkait