Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Untuk Orang Tua dan Lansia

Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Untuk Orang Tua dan Lansia

menjaga daya tahan tubuh lansia
menjaga daya tahan tubuh lansia
menjaga daya tahan tubuh lansia

Tidak ada yang benar-benar mengetahui risiko yang muncul pada kesehatan manusia. Sebagai orang yang bijak, yang dapat kita lakukan adalah menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Dengan begitu, ketika risiko tersebut muncul, tubuh kita akan bersiaga dan mampu melawan berbagai patogen, seperti bakteri, virus, atau mikroba lainnya yang dapat picu gejala berbahaya.

Meskipun konsepnya cukup mudah, rupanya menjaga daya tahan tubuh menjadi hal yang kerap diperbincangkan di kalangan orang-orang lansia dan paruh baya. Sebab, ada banyak perubahan yang terjadi di tubuh manusia yang memasuki usia 60 tahun ke atas, salah satunya adalah daya tahan tubuh menurun.

Adakah upaya-upaya untuk memastikan hidup tetap dapat dijalani dengan tubuh yang sehat, aktif, kuat, dan dengan daya tahan tubuh yang baik?

Apabila hal ini juga menjadi pertimbangan Anda atau menjadi hal yang dikhawatirkan, simak berbagai tips menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat dan tidak melemah seiring bertambahnya usia!

Penyebab Daya Tahan Tubuh Melemah di Kalangan Orang Lansia dan Paruh Baya

Sebelumnya, telah disebutkan bahwa ada berbagai perubahan tubuh yang menjadi pertimbangan untuk memulai pola hidup sehat. Dengan kata lain, perubahan yang ada seharusnya menjadi alasan agar Anda semakin berusaha keras untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Berikut adalah beberapa alasan tersebut!

  • Sistem Imun yang Lebih Lambat - Seiring berjalannya waktu, ternyata sistem imun tidak bekerja seperti dulu kala ketika Anda masih muda. Fenomena ini dapat meningkatkan risiko terkena penyakit dibandingkan anak atau cucu Anda.
  • Kemampuan Pembenahan Sel Rusak yang Berkurang - Sistem imun memiliki fungsi untuk segera mendeteksi adanya sel rusak dan membenahi kerusakan itu. Namun, ketika semakin tua, kemampuan ini akan berkurang, sehingga risiko penyakit-penyakit seperti kanker pun akan jauh meningkat.
  • Penyembuhan yang Lebih Lama - Sel imun yang ada di dalam tubuh akan cenderung berkurang. Artinya, tubuh pun akan lebih lama untuk melalui proses penyembuhan.
  • Munculnya Penyakit Autoimmune - Apa, sih, yang dimaksud dengan penyakit autoimmune? Penyakit jenis ini terjadi ketika sistem imun menyerang atau, bahkan, merusak jaringan tubuh yang sehat. Beberapa jenis penyakit autoimmune adalah Inflammatory Bowel Disease, lupus, dan rheumatoid arthritis.

Fungsi Organ Tubuh pun Dapat Menurun

Bukan hanya daya tahan tubuh menurun saja yang menjadi ancaman, tetapi juga berbagai fungsi tubuh. Akibat gaya hidup yang tidak terjaga, Anda atau orang tua yang telah lansia dapat lebih berisiko mengalami berbagai jenis penyakit, seperti berikut ini!

1. Kolesterol dan Penyakit Jantung

Tahukah Anda bahwa menurut World Health Organization, penyakit jantung merupakan penyakit pembunuh nomor 1 di dunia? Faktanya, penyakit yang cenderung menyerang tiba-tiba ini berasal dari akumulasi kolesterol yang ada di arteri (atherosclerosis). Alhasil, dapat terjadi penyumbatan yang menyebabkan asupan oksigen ke jantung akan berkurang dan Anda mungkin akan mengalami serangan jantung.

Baca Juga: Ternyata, Ini Manfaat Bersepeda Untuk Kesehatan Jantung!

2. Stroke dan Hydrocephalus

Hydrocephalus merupakan kondisi di mana cairan otak tidak dapat keluar secara semestinya, sehingga banyak yang berada di otak dan mengganggu bagaimana otak Anda bekerja. Jika mendengar penderitaan di media, Anda mungkin hanya mengira kalau penyakit ini merupakan ancaman yang menyerang anak-anak atau bayi baru lahir. Padahal, hydrocephalus juga dapat terjadi pada Anda yang sudah lansia.

Terdapat berbagai hal yang menjadi penyebab penyakit ini. Namun, yang paling berisiko adalah stroke. Mirip dengan penyakit jantung, stroke terjadi karena asupan oksigen yang berkurang, yang bisa disebabkan oleh penumpukan kolesterol di arteri atau atherosclerosis.

3. Sarkopenia

Penurunan massa otot secara drastis juga merupakan salah satu dari berbagai kondisi yang cenderung menyerang mereka yang sudah lansia. Kondisi ini umumnya dianggap sebagai akibat berkurangnya aktivitas otot serta kurangnya asupan protein, sehingga massa otot menurun.

Meskipun hal ini benar adanya, ada beberapa hal lainnya yang menjadi risiko munculnya masalah sarkopenia, seperti perubahan hormon, kemampuan metabolisme protein, perubahan fungsi saraf, atau ‘katabolisme’ yang mendominasi. Perlu diketahui, katabolisme merupakan proses pembongkaran sel pertumbuhan, termasuk pertumbuhan otot.

Ketika proses ini lebih sering terjadi dibandingkan ‘anabolisme’ (pemrosesan sel pertumbuhan), tentu massa otot akan menurun. Ketidakseimbangan ini lebih sering terjadi di masa tua.

Lantas, apa hubungannya dengan daya tahan yang tidak optimal? Perlu disadari, daya tahan tubuh adalah sesuatu yang perlu dijaga dengan berbagai cara, salah satunya olahraga.

Ketika Anda tidak bisa melakukan olahraga lantaran kondisi-kondisi, seperti sarkopenia yang membuat tubuh lemah, penyakit jantung yang menyebabkan olahraga berbahaya, serta stroke dan hydrocephalus yang menyebabkan fungsi saraf dan motorik terganggu, maka olahraga tidak bisa dilakukan seperti yang diharapkan. Maka dari itu, Anda perlu menjaga kesehatan dari sekarang.

Cara Menghindari Daya Tahan Tubuh Melemah

Nah, setelah mengetahui berbagai risiko yang ada, langsung saja pahami cara untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal. Dengan begitu, Anda pun bisa menjalani hidup aktif dan kuat setiap hari. Berikut adalah beberapa tips tersebut!

  • Jangan Lupa Vaksin - Vaksin adalah patogen yang dilemahkan atau dimatikan. Ketika dimasukkan ke tubuh, sistem imun akan mempelajarinya dan dapat melawan patogen hidup yang menyerang di kemudian hari.
  • Rajin Olahraga - Olahraga mampu melatih dan menjaga massa otot. Tapi, olahraga pun juga dipercaya mampu meningkatkan sistem imun.
  • Makan Makanan Sehat - Tingkatkan asupan nutrisi harian sesuai yang direkomendasikan oleh dokter dan tenaga ahli lainnya. Jika tidak yakin, tidak ada salahnya untuk membaca informasi lebih lanjut lewat internet.
  • Selalu Berhati-hati - Sudah menjadi rahasia umum bahwa keseimbangan dan kekuatan tubuh tidak akan sekuat ketika kita berusia 18 tahun. Maka dari itu, hindari risiko jatuh sebisa mungkin dan terlibat di aktivitas yang aman bagi tubuh dan keselamatan Anda.

Demikian tadi informasi seputar tips menjaga daya tahan tubuh untuk Anda yang memasuki usia lanjut. Pada dasarnya, menjaga daya tahan tubuh harus dilakukan dengan berbagai cara yang dilakukan setiap hari, seperti rajin olahraga, makan sehat, dan menjaga keselamatan. Selain itu, menjaga diri dari risiko penyakit pun merupakan hal yang sangat bijak.

Bila Anda tengah berusaha meningkatkan asupan nutrisi demi menghindari penyakit dan menjaga kesehatan, jangan lupa untuk makan buah, sayur, sumber protein, dan jenis-jenis makanan sehat lainnya. Kemudian, tidak ada salahnya juga untuk mengonsumsi Ensure yang mengandung formula Triple Protein (kombinasi Whey, Casein, dan Soya).

Ensure disertai serat pangan FOS, 14 Vitamin dan 9 Mineral, Omega 3 dan Omega 6, serta dengan rendah laktosa. Dapatkan Ensure di berbagai merchant terdekat di wilayah Anda. Namun, pastikan untuk membaca label sebelum membeli dan kunjungi situs Ensure untuk informasi lebih lanjut.

Ensure, brand nutrisi Dewasa No.1 di dunia dan produk nutrisi yang telah direkomendasikan di Indonesia. Ensure, bantu jaga kekuatan untuk aktif sehari-hari!

SUMBER:

Aging changes in immunity: MedlinePlus Medical Encyclopedia: https://medlineplus.gov/ency/article/004008.htm

Autoimmune disorders: MedlinePlus Medical Encyclopedia: https://medlineplus.gov/ency/article/000816.htm

Is Type 2 Diabetes an Autoimmune Disease? What the Research Says: https://www.healthline.com/health/type-2-diabetes/is-type-2-diabetes-an-autoimmune-diease

Autoimmune Diseases: What Are They? Who Gets Them?: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/autoimmune-diseases

Changes in the Body With Aging - Older People’s Health Issues - MSD Manual Consumer Version: https://www.msdmanuals.com/home/older-people%E2%80%99s-health-issues/the-aging-body/changes-in-the-body-with-aging

Cholesterol and Cardiovascular Disease in the Elderly. Facts and Gaps: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3660125/

Hydrocephalus - Causes - NHS: https://www.nhs.uk/conditions/hydrocephalus/causes/

Cardiovascular diseases (CVDs): https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)#:~:text=Cardiovascular%20diseases%20(CVDs)%20are%20the,%2D%20and%20middle%2Dincome%20countries.

Sarcopenia (Muscle Loss With Aging): Symptoms, Causes, and Treatments: https://www.webmd.com/healthy-aging/guide/sarcopenia-with-aging

Produk Rekomendasi

Artikel Terkait