PediaSure
- Main Image
-
- Title
- PediaSure Vanila
- Detail Page Path
Ibu, menjaga daya tahan tubuh anak agar tetap kuat adalah salah satu kunci penting untuk melindungi mereka dari berbagai penyakit, terutama di masa pertumbuhan. Anak-anak dengan sistem imun yang baik cenderung lebih aktif, ceria, dan mampu menjalani aktivitas sehari-hari tanpa mudah sakit.
Namun, apakah Ibu tahu bahwa asupan vitamin yang tepat dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mendukung kekebalan tubuh si kecil?
Berikut ini kita akan membahas berbagai jenis vitamin yang berperan penting dalam menjaga kesehatan anak. Dari vitamin C hingga vitamin D, masing-masing memiliki manfaat khusus yang dapat membantu tubuh anak melawan infeksi dan tetap fit.
Yuk, simak informasi lengkapnya agar Ibu dapat memberikan nutrisi terbaik untuk buah hati!
Di masa pertumbuhan, anak-anak membutuhkan asupan vitamin yang mencukupi untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan, dan memastikan pertumbuhan optimal. Sayangnya, kondisi seperti gerakan tutup mulut atau anak susah makan sering membuat kebutuhan nutrisi harian tidak terpenuhi.
Padahal, memenuhi angka kecukupan gizi adalah kunci agar tubuh mereka mampu melawan infeksi, pulih lebih cepat saat sakit, dan tetap aktif. Dalam kondisi tertentu, pemberian vitamin tambahan bisa menjadi solusi yang efektif, terutama untuk anak yang sering sakit atau memiliki pola makan yang kurang seimbang.
Dengan kombinasi makanan bergizi dan vitamin, Ibu dapat membantu si kecil tumbuh sehat, aktif, dan ceria setiap hari.
Berikut ini daftar vitamin yang penting untuk daya tahan tubuh anak, serta sumber alaminya agar Ibu bisa lebih mudah memenuhi kebutuhan si kecil:
Vitamin C adalah vitamin yang paling dikenal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin ini bekerja sebagai antioksidan, membantu melawan radikal bebas, dan mendukung produksi sel-sel kekebalan tubuh.
Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, stroberi, dan sayuran seperti brokoli serta paprika merah.
Jika anak susah makan buah, coba buat jus atau smoothie yang menarik untuk mereka.
Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium untuk pertumbuhan tulang yang kuat dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin D dapat membuat anak lebih rentan terhadap infeksi.
Sinar matahari pagi, ikan salmon, kuning telur, dan susu yang difortifikasi.
Ajak anak bermain di luar rumah pada pagi hari untuk mendapatkan manfaat sinar matahari.
Vitamin A penting untuk kesehatan kulit, mata, dan sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga membantu tubuh melawan infeksi dengan mendukung produksi sel darah putih.
Wortel, ubi jalar, bayam, serta produk susu.
Buat makanan seperti sup wortel atau mashed sweet potato yang mudah diterima anak.
Vitamin E adalah antioksidan kuat yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Selain itu, vitamin ini juga mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.
Kacang almond, biji bunga matahari, bayam, dan minyak zaitun.
Tambahkan kacang atau biji-bijian ke dalam camilan sehat anak.
Vitamin B6 membantu tubuh memproduksi hemoglobin dan memainkan peran penting dalam mendukung sistem imun.
Ayam, pisang, kentang, dan biji-bijian.
Buat camilan berbasis pisang atau masakan dengan kentang untuk memvariasikan menu anak.
Zinc pada dasarnya adalah mineral ini sangat penting untuk sistem imun anak. Zinc membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat pemulihan saat sakit.
Daging sapi, ayam, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Tambahkan kacang atau biji-bijian ke dalam menu harian si kecil.
Vitamin B12 penting untuk produksi sel darah merah dan mendukung fungsi sistem saraf serta daya tahan tubuh.
Daging sapi, ayam, ikan, susu, dan telur.
Pastikan anak mengonsumsi sumber protein hewani dalam porsi yang sesuai.
Omega-3 mendukung kesehatan otak dan sistem kekebalan tubuh anak. Kandungan ini juga memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu melindungi tubuh dari penyakit.
Ikan salmon, tuna, sarden, serta biji chia dan biji rami.
Olah ikan menjadi makanan yang lezat seperti nugget ikan atau salmon panggang.
Baca Juga: Rekomendasi 10 Makanan yang Mengandung Omega 3
Probiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, yang berperan penting dalam sistem imun. Prebiotik mendukung pertumbuhan probiotik di dalam tubuh.
Yogurt, kefir, pisang, bawang putih, dan bawang bombai.
Sajikan yogurt sebagai camilan sehat yang juga menyenangkan bagi anak.
Magnesium membantu menjaga kesehatan otot, saraf, serta mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.
Bayam, kacang almond, biji labu, dan kacang mete.
Campurkan kacang ke dalam sereal atau oatmeal untuk menambah asupan magnesium anak.
Makronutrien dan mikronutrien sama-sama berperan sebagai nutrisi untuk daya tahan tubuh anak. Mikronutrien meliputi vitamin dan mineral. Sedangkan makronutrien merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar, meliputi protein, karbohidrat, dan lemak.
Selain berfungsi sebagai sumber energi dan pendukung pertumbuhan, makronutrien juga berperan penting dalam menjaga dan mengatur fungsi sistem imun. Kekurangan asupan makronutrien dapat mengganggu respons kekebalan tubuh sehingga meningkatkan risiko infeksi. Berikut manfaat makronutrien untuk sistem imun:
Protein berperan penting dalam pembentukan dan fungsi sistem imun. Protein tersusun dari berbagai asam amino yang merupakan bahan dasar untuk sintesis antibodi, sitokin, dan berbagai sel kekebalan tubuh.
Beberapa asam amino, seperti triptofan, arginin, dan metionin, juga terlibat dalam regulasi peradangan, proliferasi sel imun, serta pengenalan patogen. Asupan protein yang cukup membantu mengoptimalkan aktivitas sel pembunuh alami (natural killer cells), meningkatkan kemampuan fagositosis makrofag, dan mendukung produksi antibodi.
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh, termasuk bagi sel-sel imun. Saat melawan infeksi, tubuh membutuhkan lebih banyak energi agar sistem kekebalan dapat bekerja secara optimal. Asupan karbohidrat yang cukup membantu menjaga stamina dan mendukung kinerja sistem imun.
Lemak sehat seperti omega-3 dan omega-6 membantu mengatur respons peradangan dalam tubuh agar tetap seimbang. Lemak juga berperan dalam menjaga fungsi sel imun dan membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K, yang penting untuk mendukung daya tahan tubuh.
Memberikan makanan bergizi seimbang adalah salah satu cara meningkatkan imun anak. Oleh karena itu, pastikan si kecil mendapat asupan nutrisi sesuai kebutuhannya setiap hari.
Penurunan sistem imun pada anak dapat ditandai dengan anak mudah sakit, sakit berlangsung lebih lama, atau lebih sulit diobati dibandingkan anak dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat.
Tanda dan gejala gangguan sistem imun dapat bervariasi pada setiap anak, tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisinya, berikut beberapa ciri-ciri sistem imun anak turun:
Ibu, sering kali anak susah makan menjadi tantangan dalam mencukupi angka kecukupan gizi harian. Berikut beberapa cara yang dapat membantu:
Buat makanan dalam bentuk yang menarik seperti bola-bola nasi, sayuran warna-warni, atau makanan dengan bentuk lucu.
Ajak anak membantu menyiapkan makanan agar mereka merasa terlibat dan lebih antusias untuk mencobanya.
Biarkan anak memilih antara dua atau tiga jenis makanan sehat yang disediakan.
Jangan menyerah untuk terus menawarkan makanan baru meskipun anak menolak di awal.
Pada dasarnya, anak yang sehat dan memiliki pola makan sehat dan bergizi seimbang tidak membutuhkan suplemen vitamin tambahan, karena kebutuhan nutrisi sudah bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari.
Namun, suplemen vitamin dapat diperlukan pada kondisi tertentu ketika asupan dari makanan tidak mencukupi atau ada masalah kesehatan yang memengaruhi pemenuhan nutrisi. Suplemen vitamin juga bisa menambah asupan nutrisi untuk daya tahan tubuh anak yang susah makan.
Beberapa kondisi yang membuat anak membutuhkan suplemen vitamin antara lain:
Penting untuk ibu ingat bahwa suplemen vitamin bukan pengganti makanan bergizi, melainkan hanya pelengkap ketika asupan dari makanan belum mencukupi. Pemberian suplemen juga sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan anak dan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar aman dan tepat dosis.
Selain vitamin dan makanan bergizi, pemberian asupan nutrisi tambahan dah susu untuk daya tahan tubuh seperti PediaSure juga bisa menjadi solusi yang efektif.
PediaSure mengandung Triple Protein, Arginine, dan Vitamin K2 untuk mendukung pembentukan tulang kuat dan daya tahan tubuh optimal. Dilengkapi dengan DHA, AA, Omega 3 & 6, serta campuran prebiotik FOS dan probiotik L. acidophilus, PediaSure membantu meningkatkan daya tahan tubuh si kecil.
Selain itu, PediaSure kini dilengkapi dengan Peptigro System. Peptigro System mengandung Casein Phosphopeptide (CPP). Kandungan CPP ini dapat membantu mendukung pertumbuhan 2x lebih cepat dengan peningkatan massa otot tanpa menambah lemak, memperkuat tulang, mengurangi jumlah hari sakit, dan meningkatkan kecukupan vitamin D.
Dengan kombinasi makanan bergizi, vitamin, dan PediaSure, Ibu dapat memastikan si kecil tetap sehat, aktif, dan bahagia!
ANIAPAC-P-ID-202600450
Beberapa vitamin dan mineral yang berperan penting dalam menjaga sistem imun anak adalah vitamin A, vitamin C, vitamin D, vitamin E, zinc, selenium, dan zat besi. Namun, kebutuhan setiap anak dapat berbeda tergantung usia, pola makan, dan kondisi kesehatannya.
Multivitamin dapat diberikan setiap hari jika memang diperlukan dan sesuai anjuran dokter atau aturan penggunaan. Jangan memberikan suplemen melebihi dosis yang dianjurkan karena dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan.
Vitamin merupakan salah satu bagian dari nutrisi. Sementara itu, nutrisi untuk daya tahan tubuh anak mencakup makronutrien dan mikronutrien yang dibutuhkan tubuh, termasuk makronutrien seperti protein, karbohidrat, dan lemak, serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral.
SUMBER:
Vitamins for children. (2020, December 7). nhs.uk. Retrieved December 20, 2024, from https://www.nhs.uk/conditions/baby/weaning-and-feeding/vitamins-for-children/
Vitamins and minerals. (2023, September 11). Raising Children Network. Retrieved December 20, 2024, from https://raisingchildren.net.au/teens/healthy-lifestyle/nutrients/vitamins-minerals#
Infomedia. (2024, March 5). The best vitamins for children’s immune system. Regional Medical Center. Retrieved December 20, 2024, from https://rmccares.org/2024/03/19/what-are-the-best-vitamins-for-childrens-immune-system/
Ajmera, R. (n.d.). Omega-3 for kids: Benefits, side effects, and dosage. Healthline. Retrieved December 20, 2024, from https://www.healthline.com/nutrition/omega-3-for-kids
Lewis, S. (n.d.). Probiotics and prebiotics: What’s the difference? Healthline. Retrieved December 20, 2024, from https://www.healthline.com/nutrition/probiotics-and-prebiotics
Magnesium for children: How much is needed and the best sources. (2016, November 22). BabyCenter. Retrieved December 20, 2024, from https://www.babycenter.com/toddler/feeding/magnesium-in-your-childs-diet_10324694
Fussy eaters. (2020, December 7). nhs.uk. Retrieved December 20, 2024, from https://www.nhs.uk/conditions/baby/weaning-and-feeding/fussy-eaters/
Tourkochristou, E., Triantos, C., & Mouzaki, A. (2021). The influence of nutritional factors on immunological outcomes. Frontiers in Immunology, 12, 665968. https://doi.org/10.3389/fimmu.2021.665968
Mayo Clinic Staff. (2025). Primary immunodeficiency: Symptoms and causes. Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/primary-immunodeficiency/symptoms-causes/syc-20376905
WebMD. (n.d.). Vitamins for kids: Do healthy kids need vitamins? https://www.webmd.com/parenting/vitamins-for-kids-do-healthy-kids-need-vitamins
![]()
Daftar makanan yang mengandung nutrisi bantu proses penyerapan nutrisi, jadi anak tidak akan kurang gizi. Cek makanan yang mengandung nutrisi alami di sini!
![]()
Ada beberapa makanan kaya serat yang baik untuk sistem pencernaan si kecil, seperti pisang, brokoli, apel, dan sayuran hijau. Cek semuanya di sini!
![]()
Rekomendasi bekal anak sekolah sehat, kaya protein, dan nutrisi untuk mendukung kecerdasan dan energi anak sepanjang hari
Anda akan keluar ke situs web Abbott khusus negara atau wilayah lainnya. Perlu diketahui bahwa situs yang Anda kunjungi ditujukan untuk penduduk negara atau wilayah tertentu, seperti yang tercantum di situs tersebut. Situs ini mungkin berisi informasi tentang obat-obatan, perangkat medis, dan produk lain atau penggunaan produk tersebut yang tidak disetujui di negara atau wilayah lain.
Situs web yang Anda kunjungi juga mungkin tidak dioptimalkan untuk ukuran layar perangkat tertentu. Apakah Anda ingin melanjutkan dan keluar situs web ini?