12 Rekomendasi Makanan yang Mengandung Nutrisi Alami

12 Rekomendasi Makanan yang Mengandung Nutrisi Alami

makanan yang mengandung nutrisi
makanan yang mengandung nutrisi
makanan yang mengandung nutrisi
Tags:

Memberikan asupan makanan yang kaya akan nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Makanan bergizi tidak hanya membantu anak mencapai tinggi dan berat badan ideal, tetapi juga mendukung kesehatan otak, sistem pencernaan, dan daya tahan tubuhnya.

Di bawah ini, Ibu akan menemukan berbagai rekomendasi makanan yang mengandung nutrisi alami serta manfaatnya bagi si Kecil. Penasaran? Yuk, simak lebih lanjut!

Apa Itu Makanan yang Mengandung Nutrisi?

Makanan yang mengandung nutrisi adalah makanan yang memiliki kandungan zat gizi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Nutrisi dalam makanan dapat berupa protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk proses penyerapan nutrisi yang lebih baik. Makanan bergizi sangat penting bagi anak untuk mencegah stunting pada anak dan memastikan tumbuh kembangnya berlangsung dengan baik.

Kebutuhan Nutrisi Anak Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi

Kebutuhan nutrisi anak sangat penting untuk menunjang pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan daya tahan tubuh. Pemerintah Indonesia telah menetapkan standar resmi kebutuhan gizi harian melalui Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang diatur dalam Permenkes No. 28 Tahun 2019. AKG memberikan panduan jumlah energi, protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang harus dipenuhi anak setiap hari sesuai usia dan kondisi fisiologis mereka. AKG digunakan untuk memastikan setiap individu, termasuk anak, mendapatkan asupan gizi memadai demi mendukung kesehatan dan kualitas hidup yang optimal.

AKG mencakup kebutuhan energi dan zat gizi esensial bagi kelompok umur mulai dari bayi hingga anak usia sekolah. Misalnya, Permenkes mengatur kebutuhan energi, protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral untuk kelompok usia seperti bayi 6–11 bulan, anak usia 1–3 tahun, dan 4–6 tahun. Data AKG menunjukkan bahwa kebutuhan nutrisi meningkat seiring pertumbuhan, karena tubuh membutuhkan lebih banyak energi dan nutrisi untuk membangun jaringan, memperkuat imun, serta mendukung nutrisi tumbuh kembang anak dan perkembangan kognitif anak yang pesat pada masa ini.

12 Rekomendasi Makanan yang Mengandung Nutrisi untuk Anak

Berikut ini beberapa makanan yang mengandung nutrisi untuk si Kecil yang bisa Ibu berikan:

1. Telur

Telur adalah sumber makanan tinggi protein yang mengandung asam amino esensial untuk mendukung pertumbuhan otot dan jaringan tubuh anak. Selain itu, telur juga mengandung kolin yang berperan dalam perkembangan otak serta vitamin D yang membantu penyerapan kalsium untuk kesehatan tulang. Konsumsi telur secara rutin dapat membantu mencegah anak kurang gizi serta memperkuat daya tahan tubuhnya.

2. Ikan Tuna

Ikan tuna kaya akan protein berkualitas tinggi dan asam lemak omega-3 yang penting untuk perkembangan otak anak. Kandungan vitamin D dan kalsium dalam ikan tuna juga membantu memperkuat tulang dan gigi. Mengonsumsi ikan tuna secara rutin dapat membantu meningkatkan daya pikir anak serta mendukung sistem kekebalan tubuhnya.

3. Daging Ayam

Daging ayam adalah sumber protein hewani yang mudah dicerna dan kaya akan zat besi, yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Selain itu, daging ayam mengandung vitamin B6 yang membantu metabolisme tubuh serta mendukung kesehatan jantung dan otak. Memasukkan daging ayam dalam menu harian dapat membantu mencegah anemia serta meningkatkan energi anak.

4. Daging Sapi

Daging sapi merupakan sumber zat besi heme yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan dengan zat besi dari sumber nabati. Selain itu, daging sapi juga mengandung zinc yang berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Kombinasi daging sapi dengan makanan kaya vitamin C seperti tomat atau jeruk dapat membantu meningkatkan proses penyerapan nutrisi besi dengan lebih baik.

5. Bayam

Bayam kaya akan zat besi, kalsium, dan vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan tulang dan mata anak. Kandungan serat dalam bayam juga mendukung kesehatan pencernaan dan membantu mencegah sembelit. Bayam bisa dikombinasikan dalam berbagai hidangan, seperti sup atau omelet, untuk meningkatkan nilai gizinya.

6. Brokoli

Brokoli mengandung vitamin C, serat, dan antioksidan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak serta melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Sayuran ini juga kaya akan kalsium yang berperan dalam pertumbuhan tulang dan gigi. Mengukus brokoli dengan sedikit minyak zaitun dapat membantu mempertahankan nutrisinya dan membuatnya lebih enak dikonsumsi anak.

7. Wortel

Wortel kaya akan beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh untuk mendukung kesehatan mata anak. Kandungan seratnya juga membantu pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mengonsumsi wortel dalam bentuk jus, sup, atau camilan sehat seperti stik wortel dengan hummus dapat menjadi cara yang baik untuk meningkatkan asupan gizinya.

8. Pisang

Pisang adalah sumber karbohidrat sehat yang memberikan energi bagi anak serta mengandung kalium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Selain itu, pisang juga mengandung serat yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Pisang bisa dikonsumsi langsung atau dicampur dengan yogurt dan oatmeal sebagai camilan sehat.

9. Alpukat

Alpukat mengandung lemak sehat yang penting untuk perkembangan otak anak serta meningkatkan penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K. Selain itu, alpukat juga mengandung serat dan antioksidan yang baik untuk sistem pencernaan dan daya tahan tubuh. Alpukat bisa dikonsumsi sebagai smoothie, campuran salad, atau dijadikan selai sehat.

10. Tomat

Tomat kaya akan likopen, antioksidan kuat yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, tomat mengandung vitamin C yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta membantu penyerapan zat besi. Tomat bisa dikonsumsi dalam bentuk salad, sup, atau sebagai saus sehat untuk makanan si Kecil.

11. Kacang Almond

Kacang almond merupakan sumber protein nabati yang baik serta mengandung vitamin E yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit dan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, almond juga kaya akan magnesium yang penting untuk kesehatan tulang dan fungsi saraf. Si Kecil bisa mengonsumsi almond dalam bentuk mentega almond, dicampur dalam oatmeal, atau sebagai camilan sehat.

13. Yogurt

Yogurt mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan anak serta mendukung sistem kekebalan tubuhnya. Selain itu, yogurt juga merupakan sumber protein dan kalsium yang membantu pertumbuhan tulang yang kuat. Memilih yogurt tanpa tambahan gula dan mengombinasikannya dengan buah-buahan segar bisa menjadi pilihan camilan sehat yang kaya nutrisi.

Baca Juga: Ibu, 7 Sayuran Tinggi Kalsium yang Baik untuk Kesehatan Tulang

Rekomendasi Asupan Nutrisi untuk Anak

Selain makanan yang mengandung nutrisi alami, Ibu juga bisa memberikan PediaSure sebagai tambahan nutrisi harian untuk anak. Pediasure mengandung Triple Protein, Arginine, dan Vitamin K2 yang berperan penting dalam mendukung perkembangan tulang dan otot anak. Selain itu, Pediasure juga diperkaya dengan DHA, AA, Omega 3 & 6, serta campuran prebiotik FOS dan probiotik L. acidophilus untuk kesehatan pencernaan yang lebih baik.

Salah satu keunggulan PediaSure adalah kandungan Peptigro System, sebuah inovasi yang bekerja melalui Casein Phosphopeptide (CPP).

Apa itu kasein fosfopeptida (CPP)?

Casein Phosphopeptide (CPP) adalah komponen bioaktif yang berasal dari protein susu. CPP berperan membantu tubuh menyerap mineral penting terutama kalsium secara lebih efektif. Penyerapan kalsium yang optimal sangat penting untuk membangun kekuatan tulang, mendukung fungsi imun, dan menjaga proses tumbuh kembang anak tetap berjalan dengan baik. Dengan kata lain, CPP membantu memastikan nutrisi yang dikonsumsi anak benar‑benar dimanfaatkan tubuh secara maksimal.

Peptigro System dengan Casein Phosphopeptide (CPP). PediaSure Peptigro System dengan CPP membantu mendukung:

  • Pertumbuhan 2x lebih cepat
  • Peningkatan massa otot yang lebih banyak dibanding massa lemak
  • Tulang  lebih kuat
  • Jumlah hari sakit berkurang
  • Kecukupan vitamin D meningkat

Dengan mengonsumsi PediaSure 2 kali sehari, anak mendapatkan dukungan nutrisi tambahan yang membantu mencapai 2x Growth Improvement sehingga ia dapat #TumbuhBerkualitas!

 

ANIAPAC-P-ID-202600133

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1. Mengapa Nutrisi Penting Untuk Anak?

Nutrisi menjadi fondasi utama pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan daya tahan tubuh anak. Kekurangan nutrisi dapat mengganggu perkembangan kognitif, melemahkan imun, dan menghambat tumbuh kembang sesuai usia. AKG disusun untuk memastikan anak mendapatkan asupan yang tepat setiap hari sehingga mereka dapat tumbuh optimal.

2. Apakah Anak Perlu Mengonsumsi Susu Setiap Hari?

Ya. Susu merupakan sumber protein, kalsium, dan vitamin yang baik untuk pertumbuhan serta nutrisi untuk daya tahan tubuh anak. Terutama pada anak yang sulit makan, susu dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi harian. Susu juga mendukung kesehatan tulang dan perkembangan otak.

3. Apakah Kekurangan Nutrisi Bisa Membuat Anak Sakit?

Ya. Kekurangan nutrisi dapat melemahkan sistem imun sehingga anak lebih rentan terkena infeksi, sulit berkonsentrasi, dan mengalami hambatan pertumbuhan. Data AKG menegaskan bahwa pemenuhan vitamin dan mineral esensial diperlukan agar tubuh anak mampu melawan penyakit dan berkembang optimal.

SUMBER:

Understanding Nutritional Diversity is Important to Prevent Stunting - EMC Healthcare - SAME. (2024, February 13). EMC Healthcare - SAME. Retrieved March 11, 2024, from https://www.emc.id/en/care-plus/what-are-the-important-nutrients-to-prevent-stunting-in-childrens-growth-and-development

What nutrients does your child need now? (n.d.). Mayo Clinic. Retrieved March 11, 2024, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/nutrition-for-kids/art-20049335

Ldn, L. Y. M. R. (2025, January 31). The top 10 Healthiest foods for Kids. EatingWell. Retrieved March 11, 2024, from https://www.eatingwell.com/article/291139/the-top-10-healthiest-foods-for-kids/

Brazier, Y. (2019, December 12). The health benefits of almonds. Retrieved March 11, 2024, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/269468

Rdn, A. B. M. (2023, February 3). Tomatoes 101: Nutrition Facts and health Benefits. Healthline. Retrieved March 11, 2024, from https://www.healthline.com/nutrition/foods/tomatoes

Comerford, K. B., Ayoob, K. T., Murray, R. D., & Atkinson, S. A. (2016). The Role of Avocados in Complementary and Transitional Feeding. Nutrients, 8(5), 316. Retrieved March 11, 2024, from https://doi.org/10.3390/nu8050316

Réhault-Godbert, S., Guyot, N., & Nys, Y. (2019). The Golden Egg: Nutritional Value, Bioactivities, and Emerging Benefits for Human Health. Nutrients, 11(3), 684. Retrieved March 11, 2024, from https://doi.org/10.3390/nu11030684

LD, M. W. R. (2023, December 21). Benefits and health risks of bananas. Retrieved March 11, 2024, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/271157

LD, M. W. R. (2025, January 8). Potential health benefits of spinach. Retrieved March 11, 2024, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/270609

Syed, R. U., Moni, S. S., Break, M. K. B., Khojali, W. M. A., Jafar, M., Alshammari, M. D., Abdelsalam, K., Taymour, S., Alreshidi, K. S. M., Elhassan Taha, M. M., & Mohan, S. (2023). Broccoli: A Multi-Faceted Vegetable for Health: An In-Depth Review of Its Nutritional Attributes, Antimicrobial Abilities, and Anti-inflammatory Properties. Antibiotics (Basel, Switzerland), 12(7), 1157. Retrieved March 11, 2024, from https://doi.org/10.3390/antibiotics12071157

Piskin, E., Cianciosi, D., Gulec, S., Tomas, M., & Capanoglu, E. (2022). Iron Absorption: Factors, Limitations, and Improvement Methods. ACS omega, 7(24), 20441–20456. Retrieved March 11, 2024, from https://doi.org/10.1021/acsomega.2c01833

Marangoni, F., Corsello, G., Cricelli, C., Ferrara, N., Ghiselli, A., Lucchin, L., & Poli, A. (2015). Role of poultry meat in a balanced diet aimed at maintaining health and wellbeing: an Italian consensus document. Food & nutrition research, 59, 27606. Retrieved March 11, 2024, from https://doi.org/10.3402/fnr.v59.27606

Chamorro, F., Cassani, L., Garcia-Oliveira, P., Barral-Martinez, M., Jorge, A. O. S., Pereira, A. G., Otero, P., Fraga-Corral, M., P P Oliveira, M. B., & Prieto, M. A. (2024). Health benefits of bluefin tuna consumption: (Thunnus thynnus) as a case study. Frontiers in nutrition, 11, 1340121. Retrieved March 11, 2024, from https://doi.org/10.3389/fnut.2024.1340121

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. https://stunting.go.id/wp-content/uploads/2021/02/Permenkes-No-28-Tahun-2019-Angka-Kecukupan-Gizi-yang-Dianjurkan.pdf

Poltekkes Denpasar. (2019). Bab II: Tinjauan Pustaka – Angka Kecukupan Gizi Anak. https://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/8200/3/BAB%20II.pdf

Ow, M. Y. L., Tran, N. T., Berde, Y., Nguyen, T. S., Tran, V. K., Jablonka, M. J., Baggs, G. E., & Huynh, D. T. T. (2024). Oral nutritional supplementation with dietary counseling improves linear catch-up growth and health outcomes in children with or at risk of undernutrition: A randomized controlled trial. Frontiers in Nutrition, 11, Article 1341963. https://doi.org/10.3389/fnut.2024.1341963

Recio, R. T., Guerra, N. P., Torrado, A., & Skibsted, L. H. (2019). Interaction between calcium and casein hydrolysates: Stoichiometry, binding constant, binding sites and thermal stability of casein phosphopeptide complexes. International Dairy Journal, 88, 25–33. https://doi.org/10.1016/j.idairyj.2018.08.009

Rangkaian Produk PediaSure

Baca Selengkapnya Tentang Tumbuh Kembang si Kecil