Apa Itu Makanan Sinbiotik dan Seperti Apa Contohnya?

Apa Itu Makanan Sinbiotik dan Seperti Apa Contohnya?

makanan sinbiotik
makanan sinbiotik
makanan sinbiotik
Tags:

Banyak Ibu sudah mengenal probiotik, tetapi belum tentu akrab dengan istilah sinbiotik. Padahal, makanan sinbiotik dapat menjadi bagian dari pola makan harian yang mendukung kesehatan saluran cerna, baik untuk orang dewasa maupun anak, selama disusun dari bahan yang tepat dan dikonsumsi sebagai bagian dari menu seimbang. Pola makan sehat yang kaya bahan dengan minim proses, sayur, buah, dan sumber serat juga penting karena kesehatan pencernaan sangat dipengaruhi oleh kualitas makanan sehari-hari.

Apa itu Makanan Sinbiotik?

Makanan sinbiotik adalah kombinasi antara probiotik dan prebiotik dalam satu menu. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang terdapat pada beberapa makanan fermentasi, sedangkan prebiotik adalah serat atau komponen pangan yang tidak dicerna tubuh, tetapi menjadi makanan bagi bakteri baik di usus; ketika keduanya digabungkan, kombinasi ini disebut sinbiotik karena bekerja saling mendukung di saluran cerna.

Dengan kata lain, sebuah menu baru bisa disebut sinbiotik bila menggabungkan sumber probiotik; misalnya yogurt dengan kultur hidup, tempe, atau makanan fermentasi tertentu dengan sumber serat dari buah, sayur, kacang-kacangan, atau biji-bijian utuh. Inilah sebabnya contoh makanan sinbiotik tidak selalu berupa produk kemasan; banyak di antaranya justru dapat dibuat dari bahan pangan yang dekat dengan meja makan keluarga Indonesia.

5 Manfaat Makanan Sinbiotik

Makanan sinbiotik membantu menciptakan lingkungan usus yang lebih seimbang. Kombinasi probiotik dan prebiotik mendukung pertumbuhan bakteri baik secara alami.

Beberapa manfaat yang sering dikaitkan dengan makanan sinbiotik meliputi:

  • Mendukung kesehatan pencernaan
  • Membantu kelancaran BAB
  • Mendukung sistem imun
  • Mengurangi ketidaknyamanan perut
  • Menjaga keseimbangan mikrobiota usus

Bagi Ibu yang sedang mencari makanan untuk gangguan pencernaan, pendekatan sinbiotik sering dipertimbangkan karena lebih menekankan pola makan utuh, bukan sekadar satu bahan tertentu. Ini juga relevan saat menghadapi gangguan pencernaan pada anak, karena asupan serat yang cukup, cairan, dan pola makan beragam berperan penting dalam menjaga kelancaran pencernaan dan kesehatan usus anak.

7 Contoh Makanan Sinbiotik

Berikut ini beberapa contoh makanan sinbiotik:

1. Tempe dan Sayuran Berserat

Tempe merupakan pangan fermentasi berbahan kedelai yang sudah sangat akrab di Indonesia, sedangkan sayuran seperti brokoli, wortel, buncis, atau sawi menyumbang serat yang dibutuhkan mikrobiota usus. Bila disajikan bersama, pasangan ini menjadi salah satu contoh makanan sinbiotik yang praktis, ekonomis, dan cocok untuk menu harian keluarga.

2. Tape Singkong dan Buah Berserat

Tape termasuk makanan fermentasi tradisional, dan dapat dipadukan dengan buah berserat seperti apel, pir, atau pisang. Kombinasi ini lebih tepat dikonsumsi dalam porsi wajar sebagai selingan, sehingga menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Ibu tetap mendapatkan unsur fermentasi sekaligus asupan serat dari buah.

3. Asinan Sayur dan Kacang Tanah

Asinan atau sayur asin merupakan kelompok makanan fermentasi, sedangkan kacang tanah dapat melengkapi serat dan tekstur pada menu. Agar tetap seimbang, Ibu sebaiknya memperhatikan porsinya karena beberapa makanan fermentasi seperti asinan dapat mengandung garam cukup tinggi.

4. Yogurt dan Buah

Yogurt adalah salah satu sumber probiotik yang paling dikenal. Saat dipadukan dengan buah seperti pisang, stroberi, atau apel, menu ini menjadi pilihan sinbiotik yang sederhana dan mudah diterima anak, sekaligus terasa lebih segar untuk camilan.

5. Oncom dan Sayur Daun-daunan

Secara tradisional, oncom termasuk bagian dari ragam pangan fermentasi Indonesia dan dapat dipadukan dengan daun-daunan seperti bayam, daun singkong, atau kangkung. Kombinasi ini, menurut Kemenkes, menarik karena menghadirkan bahan fermentasi bersama sayuran kaya serat yang mendukung pola makan lebih beragam.

6. Nasi Merah, Jagung, dan Tempe

Nasi merah dan jagung termasuk sumber karbohidrat yang lebih kaya serat dibandingkan pilihan yang lebih halus, sementara tempe memberi unsur fermentasi pada menu. Dalam satu piring, kombinasi ini cocok untuk Ibu yang ingin menyajikan makanan utama yang mengenyangkan sekaligus mendukung kesehatan pencernaan keluarga.

7. Ikan Fermentasi Tradisional dan Sayuran

Di beberapa daerah, ikan fermentasi tradisional sudah lama menjadi bagian dari pola makan lokal dan biasa disantap bersama sayuran. Secara konsep, pasangan ini dapat menjadi menu sinbiotik bila bahan fermentasinya dipadukan dengan sayur kaya serat dan dikonsumsi secara bijak sebagai bagian dari pola makan yang beragam.

Perlu diingat, kadar mikroba hidup pada makanan fermentasi dapat berubah tergantung proses pemanasan, pasteurisasi, dan penyimpanan. Karena itu, kualitas bahan, cara mengolah, serta komposisi keseluruhan menu tetap menentukan apakah sebuah hidangan benar-benar efektif sebagai makanan sinbiotik.

Baca Juga: 10 Makanan Kaya Serat untuk Sistem Pencernaan Anak

Rekomendasi Nutrisi Pendukung untuk Anak

Jika Ibu mencari informasi tentang  PediaSure Peptigro dengan kandungan CPP, penting dipahami bahwa dukungan tumbuh kembang ideal tetap dimulai dari pola makan seimbang, cukup serat, cukup cairan, aktivitas fisik, dan tidur yang baik. Jika Ibu juga sedang mempertimbangkan nutrisi untuk pencernaan anak, fokus utamanya tetap harus pada kualitas menu harian agar gangguan pencernaan pada anak tidak menghambat proses tumbuh kembang.

Sebagai pendamping pola makan sehari-hari, PediaSure Peptigro System dapat dipertimbangkan. PediaSure kini dilengkapi dengan Peptigro System. Peptigro System mengandung Casein Phosphopeptide (CPP). PediaSure Peptigro System dengan CPP membantu mendukung pertumbuhan 2x lebih cepat dengan peningkatan massa otot tanpa menambah lemak, memperkuat tulang, mengurangi frekuensi jumlah sakit, dan meningkatkan kecukupan vitamin D.

Untuk Ibu yang mencari dukungan nutrisi harian yang dapat dukung 2x growth improvement, kombinasikan asupan tersebut dengan contoh makanan sinbiotik di atas agar anak dapat tumbuh berkualitas melalui pendekatan yang menyeluruh.

 

ANIAPAC-P-ID-202600279

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1. Apakah Sinbiotik Lebih Baik daripada Probiotik?

Tidak selalu lebih baik, tetapi sinbiotik dinilai lebih lengkap karena menggabungkan probiotik dengan prebiotik yang menjadi “makanan” bagi bakteri baik. Efektivitasnya tetap bergantung pada jenis bahan, jumlah, kondisi tubuh, dan tujuan konsumsinya.

2. Vitamin Apa yang Terbaik Untuk Kesehatan Usus?

Tidak ada satu vitamin yang paling terbaik untuk kesehatan usus. Yang lebih penting adalah kecukupan berbagai vitamin dan mineral melalui pola makan beragam, sementara untuk usus sendiri serat, buah, sayur, dan makanan fermentasi justru berperan lebih langsung.

3. Apa Perbedaan Antara Probiotik dan Sinbiotik?

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang memberi manfaat bagi kesehatan usus ketika dikonsumsi dalam jumlah cukup. Sinbiotik adalah kombinasi probiotik dan prebiotik yang bekerja bersama agar bakteri baik dapat hidup dan berfungsi lebih optimal.

SUMBER:

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022, November 15). Makanan fermentasi untuk jantung sehat. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1805/makanan-fermentasi-untuk-jantung-sehat

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022, November 21). Pentingnya konsumsi makanan sumber serat bagi bayi, anak-anak, dan orang dewasa. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1838/pentingnya-konsumsi-makanan-sumber-serat-bagi-bayi-anak-anak-dan-orang-dewasa

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, August 20). Prebiotik dan manfaat kesehatan. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3601/prebiotik-dan-manfaat-kesehatan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (n.d.). Nutritional aspects of fermented food in Indonesia: An overview. Repositori Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4649/

Healthline. (2026, February 13). Probiotics and prebiotics: What’s the difference? https://www.healthline.com/nutrition/probiotics-and-prebiotics

Healthline. (2026, April 7). Probiotic foods that are super healthy. https://www.healthline.com/nutrition/11-super-healthy-probiotic-foods

Mayo Clinic. (2025, April 25). Probiotics and prebiotics: What you should know. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/probiotics/faq-20058065

WebMD. (2022, September 14). Synbiotics: What to know. https://www.webmd.com/digestive-disorders/synbiotics-what-to-know

WebMD. (2024, November 16). Prebiotics. https://www.webmd.com/digestive-disorders/prebiotics-overview

WebMD. (2024, September 22). Tempeh: Health benefits & nutrition. https://www.webmd.com/food-recipes/tempeh-health-benefits

WebMD. (2026, February 4). Foods with probiotics that help digestion. https://www.webmd.com/digestive-disorders/ss/slideshow-probiotics

World Health Organization. (2026, January 26). Healthy diet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet

Ow, M. Y. L., Tran, N. T., Berde, Y., Nguyen, T. S., Tran, V. K., Jablonka, M. J., Baggs, G. E., & Huynh, D. T. T. (2024). Oral nutritional supplementation with dietary counseling improves linear catch-up growth and health outcomes in children with or at risk of undernutrition: A randomized controlled trial. Frontiers in Nutrition, 11, Article 1341963. https://doi.org/10.3389/fnut.2024.1341963

Rangkaian Produk PediaSure

Baca Selengkapnya Tentang Tumbuh Kembang si Kecil