PediaSure
- Main Image
-
- Title
- PediaSure Vanila
- Detail Page Path
Ketika membahas kebutuhan nutrisi anak usia dini, kita sering mendengar istilah probiotik, prebiotik, serat pangan, bahkan sinbiotik. Di tengah banyaknya informasi, mudah sekali membuat kita bingung: apa bedanya probiotik, prebiotik, dan sinbiotik adalah apa, sebenarnya? Lebih penting lagi, bagaimana peran sinbiotik terhadap daya tahan tubuh anak, pencernaan, nafsu makan, dan pada akhirnya pertumbuhan yang berkualitas? Berikut ini penjelasan lengkapnya!
Sinbiotik adalah kombinasi probiotik, yaitu mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat bagi kesehatan usus, dan prebiotik, yaitu substrat makanan yang mendukung pertumbuhan probiotik. Keduanya diformulasikan untuk menghasilkan efek sinergis, sehingga manfaatnya lebih optimal dibandingkan ketika digunakan secara terpisah.
Probiotik berperan menjaga keseimbangan flora usus, membentuk barier terhadap mikroba patogen, menghasilkan metabolit yang bermanfaat, serta membantu modulasi sistem imun. Prebiotik seperti FOS atau inulin berfungsi sebagai sumber nutrisi yang memungkinkan probiotik bertahan, berkembang, dan memberikan efek fisiologis secara konsisten.
Sinbiotik menggabungkan keduanya dalam satu pendekatan sehingga probiotik tidak hanya hadir di saluran cerna, tetapi juga memperoleh dukungan nutrisi yang membantu kolonisasi dan aktivitasnya.
Agar lebih konkret, mari bahas satu per satu.
Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang, jika dikonsumsi dalam jumlah memadai, memberikan manfaat kesehatan bagi tuan rumah. Pada produk anak, spesies yang lazim digunakan antara lain Lactobacillus dan Bifidobacterium. Kehadiran probiotik yang stabil berkontribusi pada:
Prebiotik merupakan jenis serat pangan tertentu (misalnya FOS dan inulin) yang tidak dicerna enzim pencernaan manusia, tetapi difermentasi oleh mikroba usus yang menguntungkan. Hasil fermentasi merangsang pertumbuhan probiotik dan menghasilkan SCFA seperti asetat, propionat, dan butirat yang:
Baca Juga: 10+ Vitamin untuk Anak yang Sering Sakit agar Imun Kuat
Serat pangan baik larut maupun tidak larut berperan penting pada viskositas isi usus, waktu transit, dan kesehatan mikrobiota. Dalam konteks sinbiotik, serat larut yang bersifat prebiotik memegang kunci karena menjadi bahan bakar probiotik. Namun, serat tidak larut juga berguna untuk meningkatkan massa feses dan mendukung pola buang air besar yang teratur. Keduanya menandakan ekosistem pencernaan yang kondusif.
Berikut manfaat sinbiotik yang yang perlu dipahami:
Sinbiotik membantu menjaga keberagaman mikrobiota dan memperkuat barier usus—dua faktor yang berhubungan erat dengan respons imun. Usus yang sehat menurunkan peluang kolonisasi patogen dan meminimalkan inflamasi berlebihan. Pada beberapa formulasi nutrisi yang lengkap seimbang (protein, vitamin, mineral, dan sinbiotik), anak yang memperoleh dukungan nutrisi komprehensif dilaporkan lebih jarang sakit dan lebih jarang absen ke sekolah. Hal ini sejalan dengan imunitas yang lebih baik.
Dengan memberi makanan pada probiotik yang tepat, sinbiotik membantu produksi SCFA dan keseimbangan pH usus. Hasilnya, lingkungan pencernaan menjadi lebih nyaman: kembung berkurang, pola BAB lebih teratur, dan anak cenderung punya nafsu makan lebih baik. Dukungan terhadap nafsu makan menjadi salah satu indikator pertumbuhan berkualitas selain tulang dan imunitas.
Saluran cerna yang seimbang cenderung menyerap nutrisi termasuk vitamin dan mineral secara lebih efisien. Ketika penyerapan berlangsung baik, asupan yang Ibu berikan tidak terbuang percuma. Dalam konteks pertumbuhan, ini berdampak pada pemanfaatan protein, kalsium, vitamin D, dan mikronutrien lain yang berperan bagi tulang, otot, dan kognisi. Perlu diingat bahwa kualitas pertumbuhan berupa kepadatan tulang lebih kuat dan massa lemak lebih sedikit; membutuhkan fondasi penyerapan nutrisi yang baik.
Pertumbuhan berkualitas bukan sekadar bertambah tinggi atau berat, tetapi juga mencakup kepadatan tulang, komposisi tubuh dengan lebih banyak massa otot tanpa lemak; dan ketahanan tubuh. Sinbiotik bekerja dari sisi pencernaan-imun, sedangkan komponen lain seperti protein berkualitas, vitamin K2, kalsium, dan CPP (Casein Phosphopeptide); mendukung dari sisi penyerapan mineral dan pembentukan jaringan. Pendekatan formulasi komprehensif berkaitan dengan 2X Growth Improvement dalam kecepatan pertumbuhan serta profil pertumbuhan yang lebih sehat.
Anak yang jarang sakit biasanya lebih aktif, lebih siap mengikuti kegiatan belajar dan bermain, dan mempertahankan pola makan yang lebih teratur. Pada gilirannya, ini mendukung perkembangan kognitif dan sosial-emosional karena Si Kecil punya energi untuk berinteraksi dengan lingkungan. Perlu ditekankan juga bahwa komponen dukungan kognitif (AA & DHA, omega 3 & 6, kolin) yang lazim hadir berdampingan dengan komponen imun dan pertumbuhan adalah kombinasi yang saling melengkapi.
Berikut contoh makanan sinbiotik yang wajib diketahui:
Tempe merupakan makanan fermentasi khas Indonesia yang kaya probiotik alami serta protein nabati. Bila disajikan bersama sayur bening seperti bayam atau katuk yang kaya serat, kombinasi ini menghadirkan efek sinbiotik yang mendukung pencernaan sehat dan nafsu makan anak.
Pisang ambon adalah sumber prebiotik dan serat larut yang baik. Dipadukan dengan yogurt plain yang mengandung kultur hidup, keduanya menjadi pilihan camilan sinbiotik yang segar dan mudah disukai anak.
Tape singkong adalah hasil fermentasi yang mengandung mikroba baik. Jika Ibu menyajikannya bersama potongan pisang yang kaya prebiotik, terciptalah kombinasi sinbiotik yang manis alami dan lembut teksturnya. Cocok untuk hidangan kecil setelah makan siang.
Ubi merupakan sumber serat larut dan inulin alami yang berperan sebagai prebiotik. Bila disandingkan dengan susu atau yogurt tawar, Ibu mendapatkan menu yang tidak hanya mengenyangkan tetapi juga membantu menyehatkan mikrobiota usus.
Acar mengandung proses fermentasi ringan, sementara nasi merah kaya serat dan prebiotik. Dikonsumsi bersama makanan utama, kombinasi ini mendukung pencernaan yang lebih baik dan menambah keragaman bakteri baik dalam usus.
Sinbiotik adalah satu potongan penting dari proses tumbuh kembang. Namun, untuk mendorong tumbuh berkualitas, Si Kecil tetap memerlukan dukungan menyeluruh: protein berkualitas, vitamin & mineral lengkap, lemak sehat, serta komponen pendukung penyerapan mineral seperti CPP (Casein Phosphopeptide).
Salah satu asupan nutrisi yang bisa diberikan ke si Kecil, yakni PediaSure. PediaSure kini dilengkapi dengan Peptigro System. Peptigro System mengandung Casein Phosphopeptide (CPP). PediaSure Peptigro System dengan CPP membantu mendukung pertumbuhan 2x lebih cepat dengan peningkatan massa otot tanpa menambah lemak, memperkuat tulang hingga 44%, mengurangi frekuensi sakit hingga 35%, dan meningkatkan kecukupan vitamin D sebesar 19%.
Yuk Bu, dukung tinggi badan optimal Si Kecil dengan memberinya PediaSure 2–3 kali sehari untuk dukung 2x Growth Improvement Si Kecil dan #TumbuhBerkualitas!
ANIAPAC-P-ID-202600132
Umumnya aman untuk anak sehat jika dikonsumsi sesuai takaran. Keluhan ringan seperti kembung atau perubahan BAB bisa muncul di awal, tapi biasanya hilang sendiri. Jika anak punya riwayat alergi berat, masalah imun, atau sedang dalam perawatan medis tertentu, sebaiknya konsultasikan dulu ke tenaga kesehatan.
Dukungan sistem imun pada formulasi PediaSure mencakup sinbiotik (Prebiotik—FOS & Probiotik—Lactobacillus acidophilus). Elemen ini hadir bersama 23 vitamin & mineral dan komponen nutrisi lain untuk mendukung daya tahan tubuh anak, pencernaan, dan penyerapan nutrisi yang baik sebagai bagian dari pertumbuhan yang optimal.
Konsumsi secara rutin, kombinasikan dengan makanan tinggi serat/prebiotik, jaga pola makan seimbang, dan hindari memanaskan produk yang mengandung kultur hidup. Pantau juga kenyamanan pencernaan anak karena setiap anak bisa bereaksi berbeda.
SUMBER:
Ow, M. Y. L., Tran, N. T., Berde, Y., Nguyen, T. S., Tran, V. K., Jablonka, M. J., Baggs, G. E., & Huynh, D. T. T. (2024). Oral nutritional supplementation with dietary counseling improves linear catch-up growth and health outcomes in children with or at risk of undernutrition: A randomized controlled trial. Frontiers in Nutrition, 11, Article 1341963. https://doi.org/10.3389/fnut.2024.1341963
Nongonierma, A. B., & FitzGerald, R. J. (2015). The scientific evidence for the role of milk protein-derived bioactive peptides in humans: A review. Journal of Functional Foods, 17, 640–656. https://doi.org/10.1016/j.jff.2015.06.021
Recio, R. T., Guerra, N. P., Torrado, A., & Skibsted, L. H. (2019). Interaction between calcium and casein hydrolysates: Stoichiometry, binding constant, binding sites and thermal stability of casein phosphopeptide complexes. International Dairy Journal, 88, 25–33. https://doi.org/10.1016/j.idairyj.2018.08.009
![]()
2X Growth Improvement ialah untuk menggambarkan percepatan pertumbuhan anak dua kali lipat dibanding standar normal, dari sisi tinggi maupun berat badan
![]()
Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dapat ditemukan di makanan fermentasi dan suplemen makanan. Baca manfaat probiotik di sini!
![]()
Prebiotik adalah serat pangan yang berguna untuk tubuh Prebiotik bermanfaat untuk kekebalan tubuh dan kesehatan usus Ini contoh makanannya
Anda akan keluar ke situs web Abbott khusus negara atau wilayah lainnya. Perlu diketahui bahwa situs yang Anda kunjungi ditujukan untuk penduduk negara atau wilayah tertentu, seperti yang tercantum di situs tersebut. Situs ini mungkin berisi informasi tentang obat-obatan, perangkat medis, dan produk lain atau penggunaan produk tersebut yang tidak disetujui di negara atau wilayah lain.
Situs web yang Anda kunjungi juga mungkin tidak dioptimalkan untuk ukuran layar perangkat tertentu. Apakah Anda ingin melanjutkan dan keluar situs web ini?