Fase Terrible Two: Definisi, Gejala, dan Cara Mengatasi

Fase Terrible Two: Definisi, Gejala, dan Cara Mengatasi

fase terrible two pada anak
fase terrible two pada anak
fase terrible two pada anak

Saat memasuki usia dua tahun, Ibu barangkali dikejutkan dengan tingkah Si Kecil yang mulai sering berteriak, tantrum, menendang atau menggigit, berkelahi dengan kakaknya, atau mendadak menjadi sangat cengeng. Jangan cemas ya Bu, Si Kecil kini sedang memasuki fase terrible two yang sebenarnya umum terjadi dalam perkembangan anak usia dua tahun.

Apa yang dimaksud dengan fase terrible two dan bagaimana cara menyikapi Si Kecil yang sedang memasuki fase terrible two? Simak penjelasannya di bawah ini!

Definisi Fase Terrible Two

Fase terrible two adalah tahap perkembangan yang normal terjadi pada anak dua tahun, yakni masa ketika Si Kecil tertarik mulai belajar mandiri, tetapi di sisi lain masih ingin bergantung dan diperhatikan orang tuanya. Menurut Academy of Pediatric (AAP), fase terrible two ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas fisik, emosi yang lebih ekspresif, perubahan mood, dan tantrum pada anak.

Perlu diketahui, fase terrible two tidak selalu hanya terjadi saat anak berusia dua tahun. Terkadang, fase ini bisa dimulai saat anak memasuki usia 18 bulan dan terus berlangsung hingga Si Kecil berusia empat tahun.

Pada usia ini, anak sedang mengembangkan keinginan untuk mandiri, kemampuan fisik yang baru, serta kemauan atau tekad kuat. Namun, kemampuan emosional dan otak Si Kecil belum sepenuhnya berkembang. Situasi itu pun menimbulkan rasa frustrasi yang kemudian diungkapkan Si Kecil melalui tingkahnya yang terkadang terasa ‘menyebalkan’ bagi kita ya Bu.

Hubungan Terrible Two dan Perkembangan Otak Anak

Fase terrible two bukan sekadar perilaku membangkang, melainkan bagian normal dari perkembangan anak usia 2 tahun. Pada masa pertumbuhan anak usia dini, perkembangan otak berlangsung dengan pesat, tetapi bagian otak yang mengatur regulasi emosi belum matang.

Bagian otak yang berperan dalam respons emosi seperti amigdala sudah lebih aktif sejak dini, sehingga anak cenderung merespons situasi dengan emosi yang kuat seperti marah, takut, atau senang secara spontan. Sementara itu, korteks prefrontal, yaitu bagian otak yang berfungsi untuk mengatur kontrol diri, merencanakan tindakan, dan menenangkan respons emosional masih dalam tahap perkembangan dan belum bekerja secara optimal.

Kondisi ini membuat anak belum mampu sepenuhnya mengendalikan dorongan emosinya, karena koneksi antara pusat emosi dan pusat kontrol diri masih terus berkembang. Oleh karena itu, perilaku seperti tantrum atau ledakan emosi pada usia ini merupakan bagian normal dari proses pematangan otak anak. 

Gejala Fase Terrible Two

Setiap anak mungkin akan menunjukkan sikap atau perilaku berbeda-beda selama fase terrible two. Namun, pada umumnya, ada beberapa gejala yang dapat dikenali pada fase ini, yaitu:

1. Frustrasi

Gejala paling umum pada masa fase terrible two adalah frustrasi atau rasa putus asa yang dirasakan Si Kecil. Rasa frustrasi ini bisa disebabkan hal-hal yang jelas, seperti ia gagal melempar bola ke keranjang. Namun, terkadang, Si Kecil juga bisa merasa kesal dan frustrasi gara-gara alasan tidak jelas, misalnya Ibu menyajikan roti panggang berbentuk segitiga bukan persegi.

2. Tantrum

Tantrum menjadi gejala paling memusingkan pada fase terrible two. Jika ada sesuatu yang tidak berjalan sesuai keinginannya, Si Kecil bisa merengek atau bahkan mengamuk dan menangis histeris. Tantrum pada anak balita juga bisa meliputi berbagai aksi fisik, seperti menendang, memukul, menggigit, atau melempar barang.

Lantaran Si Kecil sering tantrum, orangtua mungkin curiga anaknya mengidap attention-deficit/hyperactivity disorder atau ADHD. Tenang ya Bu, tantrum di fase terrible two tidaklah sama dengan ADHD pada anak. Meskipun sering tantrum dan sangat aktif bergerak, anak pada fase terrible two, setidaknya masih bisa fokus cukup lama untuk membuka-buka buku gambar atau memakan camilan.

Sementara itu, penelitian menunjukkan, sekitar 75% tantrum pada anak usia 18 bulan hingga 60 bulan, hanya akan berlangsung selama kurang dari lima menit. Jadi, saat Si Kecil tantrum atau mengamuk, sebaiknya diamkan saja hingga ia tenang dengan sendirinya ya Bu!

3. Selalu berkata ‘tidak’

Jangan heran jika Si Kecil kini mulai sering berkata tidak untuk segala hal atau apa pun yang Ibu tawarkan, termasuk makanan penutup atau mainan favoritnya. Hal ini karena anak balita cenderung menggunakan kata “tidak” secara berlebihan saat mereka menguji batasan atau mempelajari kekuatan kata tersebut.

4. Ingin melakukan segala hal sendiri

Pada fase terrible two, kemandirian anak sudah mulai tumbuh. Itulah mengapa kini Si Kecil selalu ingin melakukan segala hal sendiri, seperti memakai baju, menyisir rambut, makan, atau merakit mainan. Sebaiknya, Ibu mulai memberikan kepercayaan kepada Si Kecil untuk melakukan segala hal sendiri, tetapi tetap dalam pengawasan. Ini akan menjadi stimulasi tumbuh kembang anak yang baik.

5. Mempertahankan miliknya

Sebagian peneliti menjelaskan, anak balita mulai mengenal konsep kepemilikan. Oleh karena itu, Si Kecil mungkin akan lebih sering bertengkar, baik dengan orang atau bahkan hewan peliharaan, saat merasa hal-hal miliknya terancam direbut.

6. Mood swings

Selama fase terrible two, anak juga akan lebih sering mengalami perubahan suasana hati atau mood swings. Si Kecil mungkin tertawa dan bergembira, tetapi satu menit kemudian ia bisa menangis, berteriak, atau meraung-raung.

Baca Juga: Mengenal Tahapan Perkembangan Anak Anda Sesuai Umurnya

Apa Bedanya Terrible Two dan Tantrum Biasa?

Tantrum pada anak adalah respons emosional yang bisa terjadi di berbagai usia, hingga usia 3 tahun atau lebih. Namun, seiring bertambahnya usia, frekuensi tantrum akan semakin berkurang. Tantrum biasa umumnya dipicu oleh rasa lapar, lelah, atau frustrasi sesaat.

Sedangkan terrible two adalah fase perkembangan yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi tantrum, keinginan untuk mandiri, dan perilaku menentang. Ledakan emosi terjadi karena anak sedang belajar memahami emosi dan batasan dirinya.

Ciri ciri terrible two usia 2 tahun antara lain anak sering menolak atau mengatakan “tidak”, ingin melakukan semuanya sendiri, serta mudah marah ketika keinginannya tidak terpenuhi. Anak juga lebih sering mengalami tantrum seperti menangis keras, berteriak, atau berguling di lantai, disertai perubahan emosi yang cepat.

Mungkin ibu penasaran, berapa lama fase terrible two berlangsung? Biasanya fase terrible two berlangsung sekitar satu tahun, yaitu ketika usia anak antara 18-30 bulan. Untuk mendukung perkembangan kecerdasan emosional anak, orang tua perlu menciptakan lingkungan yang aman, menerapkan rutinitas yang konsisten, serta mendukung nutrisi otak anak melalui pola makan bergizi seimbang. Kegiatan positif seperti mengajak anak bercerita, membaca buku bersama, dan bermain aktif juga membantu perkembangan otak dan kemampuan regulasi emosi.

3 Cara Mengatasi Fase Terrible Two

Mendengar istilah terrible two barangkali membuat Ibu membayangkan hal-hal tidak menyenangkan dan memusingkan dalam pengasuhan anak usia dua tahun. Namun, Ibu tidak perlu panik. Sebab, dengan sikap dan informasi yang tepat, Ibu dapat menangani fase terrible two pada anak dengan lebih baik.

Berikut ini beberapa cara mengatasi fase terrible two:

1. Tetap tenang

Saat Si Kecil tantrum, menangis meraung-raung, atau mengamuk, sangat penting bagi Ibu untuk tetap tenang. Tariklah napas panjang atau bila perlu tinggalkan ruangan dan tunggu hingga Si Kecil selesai menangis. Saat Si Kecil sudah mulai tenang kembali, Ibu bisa mendatanginya, memeluknya, dan menanyai alasannya mengamuk, lalu tawarkan beberapa solusi atas penyebab rasa frustrasinya tersebut.

2. Jaga pola makan dan pola tidur anak

Pola makan dan tidur yang teratur dapat membantu anak terhindar dari tantrum. Sebab, anak lebih sering tantrum saat merasa kelelahan atau lapar.

Anak balita membutuhkan tidur siang selama satu hingga tiga jam setiap hari. Sebaiknya jangan menjadwalkan tidur siang terlalu sore, karena bisa membuat Si Kecil kesulitan tidur di malam hari.

3. Alihkan perhatiannya

Saat Si Kecil mulai kesal atau bertingkah, Ibu bisa mencoba mengalihkan perhatiannya pada hal-hal lucu dan menarik. Ini dapat mencegah Si Kecil mengalami tantrum berkepanjangan.

PediaSure Lengkapi Nutrisi Anak di Fase Terrible Two

Selain langkah-langkah di atas, Ibu juga perlu memastikan asupan nutrisi Si Kecil telah terpenuhi agar tumbuh kembangnya optimal. Selama fase terrible two, makanan utama saja seringkali tidak cukup untuk membuat Si Kecil kenyang dan tidak rewel.

Anak-anak usia 2 tahun membutuhkan sekitar 1.000 hingga 1.200 kalori setiap hari, yang bisa didapatkan dari tiga kali makan utama dan dua atau tiga kali camilan. Bila perlu, Ibu bisa memberikan PediaSure sebanyak 2-3 kali sehari atau sesuai rekomendasi dokter untuk menunjang tumbuh kembang Si Kecil.

PediaSure memiliki nutrisi lengkap yang diperkaya campuran sinbiotik prebiotik FOS, probiotik L.acidophilus, 14 macam vitamin, dan 9 mineral yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh agar anak tak gampang sakit.

Asupan nutrisi tambahan ini juga dilengkapi dengan omega 3, omega 6, AA, dan DHA yang penting untuk bantu meningkatkan kemampuan berpikir anak. Tak kalah penting, PediaSure juga mengandung Triple protein, arginine, vitamin K2, dan tinggi kalsium yang penting untuk bantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia 1-10 tahun.

PediaSure kini dilengkapi dengan Peptigro System. Peptigro System mengandung Casein Phosphopeptide (CPP). PediaSure Peptigro System dengan CPP mendukung pertumbuhan 2x lebih cepat dengan peningkatan massa otot tanpa menambah lemak, memperkuat tulang, mengurangi jumlah hari sakit, dan meningkatkan kecukupan vitamin D. Minum 2x sehari untuk dukung 2x Growth Improvement Si Kecil dan #TumbuhBerkualitas!

Jadi, sudah siapkah Ibu menghadapi fase terrible two Si Kecil?

 

ANIAPAC-P-ID-202600449

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1. Kapan fase terrible two dimulai dan kapan akan berakhir?

Terrible two umumnya mulai muncul pada usia 18–24 bulan dan dapat berlangsung hingga usia 3 tahun. Intensitasnya berbeda pada setiap anak. Seiring bertambahnya kemampuan bahasa dan pengelolaan emosi, perilaku ini biasanya akan berkurang.

2. Apa ciri-ciri utama anak sedang mengalami terrible two?

Ciri utama anak sedang mengalami terrible two antara lain anak sering menolak apa yang ditawarkan, mudah frustrasi, ingin serba mandiri, lebih sering tantrum, serta mood swings.

3. Apakah terrible two normal pada pertumbuhan anak usia dini?

Terrible two merupakan bagian normal dari perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini dan menandakan bahwa anak sedang belajar membangun kemandirian, kemampuan berkomunikasi, serta mengelola emosi. Orang tua perlu mendampingi dengan sabar dan konsisten agar fase ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional anak.

SUMBER: 

Dealing With the Terrible 2s: Tantrums, Screaming, and More - WebMD. Retrieved on July 29 2024 from https://www.webmd.com/parenting/the-dreaded-terrible-2s

Terrible Twos: What to Expect, Plus 9 Tips to Get You Through It - Healthline. Retrieved on July 29 2024 from https://www.healthline.com/health/parenting/terrible-twos#tips-to-get-you-through-it

Terrible Twos: What It Is and How to Deal - The Bump. Retrieved on July 29 2024 from https://www.thebump.com/a/terrible-twos

How to Handle the Terrible Twos - Toddler - What To Expect. Retrieved on July 29 2024 from https://www.whattoexpect.com/toddler-behavior/terrible-twos.aspx

How to Deal With the 'Terrible Twos' - Parents. Retrieved on July 29 2024 from https://www.parents.com/toddlers-preschoolers/development/behavioral/tackle-terrible-twos/

Energetic toddler? How to find out if your toddler has ADHD - dr Caroline Buzanko. Retrieved on July 29 2024 from https://drcarolinebuzanko.com/energetic-toddler-how-to-find-out-if-your-toddler-has-adhd/  

American Academy of Pediatrics. (n.d.). Early brain development. Retrieved June, 15, 2026 from https://www.aap.org/en/patient-care/early-childhood/early-childhood-health-and-development/early-brain-development

Healthline. (n.d.). What are the terrible twos?. Retrieved June, 15, 2026 from https://www.healthline.com/health/parenting/terrible-twos

Rangkaian Produk PediaSure

Baca Selengkapnya Tentang Tumbuh Kembang si Kecil