Nyeri Punggung Bawah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Nyeri Punggung Bawah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

nyeri punggung bawah
nyeri punggung bawah
nyeri punggung bawah

Nyeri punggung bawah merupakan keluhan kesehatan yang paling umum dialami manusia. Rasa sakit ini dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

Rasa nyeri punggung bawah dapat bervariasi, dari sedang dan rasanya hanya sebentar hingga berat dan berlangsung lama. Berikut ini kita akan membahas tentang nyeri punggung bawah, mulai dari definisi, penyebab, gejala, cara mengatasi, hingga tips untuk melakukan aktivitas fisik tanpa memperparah rasa sakit.

Apa Itu Nyeri Punggung Bawah?

Nyeri punggung bawah adalah saat seseorang merasakan nyeri di antara tepi bawah tulung rusuk dan bokong. Kondisi ini dapat berlangsung dalam waktu singkat (akut), sedikit lebih lama (subakut), atau lama (kronis). Seseorang yang mengalami nyeri punggung bawah akan sulit bergerak dan dapat memengaruhi kualitas hidup karena tidak bisa produktif.

Gejala Nyeri Punggung Bawah

Ada beberapa gejala low back pain lainnya yang juga penting untuk diwaspadai, di antaranya:

  • Rasa nyeri tajam pada bagian punggung bawah dan menjalar ke bokong, paha, maupun betis.
  • Rasa nyeri timbul saat sedang melakukan postur tubuh tertentu, seperti sedang membungkuk.
  • Kesulitan untuk berdiri tegak atau berjalan.
  • Kejang otot, terutama pada bagian punggung bawah.

Penyebab Nyeri Punggung Bawah

Nyeri punggung bawah bisa disebabkan oleh cedera, kondisi, atau penyakit. Berikut penyebab nyeri punggung bawah:

a. Punggung tegang dan keseleo

Keseleo dan punggung tegang menjadi penyebab paling umum sakit punggung. Mengangkat sesuatu yang terlalu berat atau gerakan mengangkat yang salah dapat melukai otot, tendon, atau ligamen.

b. Patah tulang

Tulang belakang bisa patah karena kecelakaan, seperti tabrakan mobil atau terjatuh. Kondisi atau penyakit tertentu, seperti spondylolysis atau osteoporosis juga dapat meningkatkan risiko patah tulang.

c. Masalah diskus

Diskus melindungi tulang belakang (tulang belakang kecil). Diskus dapat menonjol dari posisinya di tulang belakang dan menekan saraf. Diskus juga dapat robek (herniasi diskus). Seiring bertambahnya usia, cakram menjadi lebih datar dan kurang memberikan perlindungan (penyakit degeneratif pada cakram).

d. Masalah struktural

Stenosis tulang belakang yang terjadi ketika ruang di tulang belakang terlalu sempit untuk sumsum tulang belakang juga dapat menyebabkan nyeri punggung bawah. Selain itu, skoliosis atau tulang belakang yang melengkung juga bisa menyebabkan rasa nyeri, kekakuan, dan kesulitan bergerak.

e. Radang sendi

Osteoartritis adalah jenis radang sendi yang paling umum menyebabkan nyeri punggung bawah. Jenis radang sendi ankylosing spondylitis juga bisa menjadi penyebab rasa nyeri punggung bawah.

f. Penyakit tertentu

Tumor tulang belakang, infeksi, beberapa jenis kanker, dan gangguan saraf tulang belakang dapat menyebabkan sakit punggung. Kondisi lain juga bisa menyebabkan sakit punggung.

g. Spondylolisthesis

Kondisi ini menyebabkan tulang belakang terlepas dari tempatnya. Tidak hanya itu, kondisi ini juga kerap menyebabkan nyeri punggung bawah dan kaki.

Baca Juga: Patah Tulang Rusuk: Penyebab, Cara Mengobati, dan Merawatnya

Prevalensi LBP (Low Back Pain) pada Orang dengan Sarkopenia

Nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal paling umum di dunia. Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2020 sekitar 619 juta orang mengalami LBP, dan prevalensi nyeri punggung bawah meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada kelompok lansia.

Beberapa studi menunjukkan bahwa prevalensi nyeri punggung bawah lebih tinggi pada individu dengan sarkopenia. Penelitian yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health (NIH) menemukan bahwa lansia dengan sarkopenia memiliki intensitas nyeri punggung bawah yang lebih berat dibandingkan mereka yang tidak mengalami sarkopenia, terutama karena lemahnya otot penopang tulang belakang.

Hubungan antara Sarkopenia dan Nyeri Punggung Bawah

Hubungan antara sarkopenia dan nyeri punggung bawah bersifat dua arah. Hilangnya massa otot inti dan otot punggung menyebabkan stabilitas tulang belakang menurun, sehingga meningkatkan risiko sakit tulang belakang. Di sisi lain, nyeri kronis dapat membatasi aktivitas fisik, yang pada akhirnya mempercepat progresi sarkopenia. WebMD menjelaskan bahwa gaya hidup kurang aktif merupakan faktor risiko utama sarkopenia sekaligus nyeri punggung bawah kronis pada usia lanjut.

Pendekatan komprehensif dibutuhkan, termasuk latihan kekuatan, aktivitas fisik teratur, dan dukungan nutrisi. Asupan nutrisi yang mengandung protein berkualitas, HMB, serta komponen pendukung imunitas dapat membantu mempertahankan massa otot, sehingga berkontribusi pada pemulihan fungsi otot dan tulang belakang. Dalam konteks ini, peran susu untuk pemulihan kesehatan sering dipertimbangkan oleh masyarakat sebagai bagian dari strategi nutrisi harian bagi lansia.

Cara Mengatasi Nyeri Punggung Bawah

Pengobatan nyeri punggung bawah tergantung pada penyebabnya. Umumnya, nyeri punggung membaik d1.alam waktu satu bulan setelah perawatan di rumah. Namun, bagi banyak orang, nyeri tersebut bertahan hingga beberapa bulan. Berikut adalah beberapa cara mengatasi nyeri punggung bawah:

1. Tetap beraktivitas

Istirahat di tempat tidur tidak dianjurkan, tetaplah melakukan aktivitas fisik yang ringan seperti berjalan kaki atau peregangan.

2. Obat-obatan

Obat-obatan untuk nyeri punggung tergantung pada jenis sakitnya. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapat obat-obatan.

3. Obat pereda nyeri topikal

Produk pereda nyeri seperti krim, salep, dan koyo dapat membantu meredakan nyeri melalui kulit.

4. Kompres

Kompres dingin atau hangat dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan.

5. Latihan fisioterapi

Latihan fisioterapi dapat membantu memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas, yang dapat membantu mengurangi nyeri dan mencegah kambuhnya.

6. Prosedur bedah

Dalam beberapa kasus pembedahan mungkin perlu dilakukan untuk mengatasi nyeri yang disebabkan oleh cakram yang herniasi atau tumor.

Tips Aktivitas Fisik Bebas Nyeri Punggung Bawah

Melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki setiap hari, meski hanya beberapa menit, dapat membantu mengurangi rasa sakit punggung bawah. Selain itu, ada beberapa gerakan yang bisa dilakukan di rumah:

a. Peregangan lutut ke dada

  1. Berbaring dengan posisi tidur telentang dengan lutut ditekuk dan kaki rata di lantai.
  2. Dengan menggunakan kedua tangan, tarik salah satu lutut dan tekan ke arah dada.
  3. Kencangkan otot perut dan tekan tulang belakang ke lantai. Tahan selama lima detik. Kembali ke posisi awal dan ulangi dengan kaki lainnya.
  4. Kembali ke posisi awal. Kemudian ulangi dengan kedua kaki secara bersamaan.
  5. Ulangi setiap peregangan 2 hingga 3 kali. Lakukan rutinitas penuh pada pagi dan malam hari jika memungkinkan.

b. Peregangan rotasi punggung bawah

  1. Posisikan tubuh telentang dengan lutut ditekuk dan kaki rata di lantai.
  2. Jaga bahu Anda tetap kuat di lantai, dan perlahan putar lutut yang tertekuk ke satu sisi
  3. Tahan selama 5 hingga 10 detik. Perlahan kembali ke posisi awal.
  4. Ulangi di sisi sebaliknya
  5. Ulangi setiap peregangan 2 hingga 3 kali. Lakukan rutinitas penuh pada pagi dan malam hari jika memungkinkan.

c. Latihan fleksibilitas punggung bawah

  1. Berbaring dengan posisi tidur telentang dengan lutut ditekuk dan kaki rata di lantai.
  2. Kencangkan otot perut sehingga punggung bawah tertarik ke atas menjauhi lantai
  3. Tahan selama lima detik lalu rileks. Ratakan punggung Anda, tarik pusar ke arah lantai
  4. Tahan selama lima detik lalu rileks. Ulangi. Mulailah dengan lima repetisi sehari dan perlahan-lahan tingkatkan hingga 30 kali.

d. Bridge

  1. Posisikan tubuh telentang dengan lutut ditekuk dan kaki rata di lantai.
  2. Jaga bahu dan kepala tetap rileks di lantai dan kencangkan otot perut dan bokong. Kemudian angkat pinggul hingga membentuk garis lurus dari lutut hingga bahu
  3. Cobalah untuk tetap seperti itu cukup lama untuk menarik napas dalam tiga kali. Kembali ke tempat Anda memulai dan ulangi. Mulailah dengan melakukan lima repetisi sehari dan perlahan-lahan tingkatkan hingga 30.

e. Cat stretch

  1. Letakkan lutut dan tangan di lantai.
  2. Lengkungkan punggung secara perlahan, seolah-olah Anda sedang menarik perut ke arah langit-langit sambil menundukkan kepala
  3. Kemudian perlahan biarkan punggung dan perut Anda melorot ke lantai sambil mengangkat kepala
  4. Kembali ke tempat Anda memulai gerakan pertama. Ulangi 3 hingga 5 kali dua kali sehari.

f. Peregangan sembari duduk

  1. Duduklah di bangku
  2. Silangkan kaki kanan ke atas kaki kiri. Tahan siku kiri pada bagian luar lutut kanan, putar dan regangkan ke samping Tahan selama 10 detik.
  3. Ulangi di sisi yang berlawanan
  4. Lakukan peregangan ini 3 hingga 5 kali pada setiap sisi dua kali sehari.
Sumber: Heaney (2009), J. Am. Coll. Nutr.; Rizzoli et al. (2014), Maturitas; Palacios (2006), Crit. Rev. Food Sci. Nutr.

Selain melakukan aktivitas fisik untuk meredakan nyeri punggung bawah, Ensure Gold Streng+th Pro mendukung kebutuhan nutrisi harian Anda.

Ensure Gold Streng+thPro dengan kandungan kombinasi protein (kasein, whey dan soya), HMB serta beta glukan yang mendukung kebutuhan harian Anda. Kandungan ini mendukung pemeliharaan massa otot sekaligus membantu mendukung daya tahan tubuh harian. Ensure Gold Streng+thPro dapat melengkapi kebutuhan nutrisi sebagai bagian dari strategi menjaga stamina dan kebugaran.

 

ANIAPAC-P-ID-202600234

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah Sakit Punggung Bawah Berbahaya?

Sebagian besar nyeri punggung bawah bersifat non-spesifik dan tidak berbahaya. Namun, Mayo Clinic menyarankan pemeriksaan medis jika nyeri disertai kelemahan otot, mati rasa, atau gangguan fungsi kandung kemih karena dapat mengindikasikan masalah serius pada tulang belakang.

Apakah Sarkopenia Bisa Menjadi Penyebab Nyeri Punggung Bawah Kronis?

Ya. Sarkopenia dapat menjadi salah satu faktor penyebab nyeri punggung bawah kronis. Otot yang melemah tidak mampu menopang tulang belakang secara optimal, sehingga meningkatkan stres mekanik dan rasa nyeri, terutama pada lansia dengan aktivitas terbatas.

Apakah Kurang Aktivitas Fisik Berpengaruh pada Nyeri Punggung Bawah?

Kurang aktivitas fisik sangat berpengaruh. Studi yang dirangkum NIH menunjukkan bahwa aktivitas fisik teratur dan latihan kekuatan dapat menurunkan risiko nyeri punggung bawah serta memperlambat progresi sarkopenia. Oleh karena itu, kombinasi olahraga, nutrisi yang tepat, dan edukasi kesehatan merupakan cara mengatasi sakit punggung bagian bawah yang efektif pada lansia.

SUMBER:

Low Back Pain - Kemkes RI. Retrieved on June 11 2024 from https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1407/low-back-pain 

Mengenal Penyebab Low Back Pain, Gejala & Cara Mengatasinya - Siloam Hospitals. Retrieved on June 11 2024 from https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-low-back-pain

Low Back Pain: Causes, Diagnosis & Treatments - Cleveland Clinic. Retrieved on June 11 2024 from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/7936-lower-back-pain

Back pain - Diagnosis and treatment - Mayo Clinic. Retrieved on June 11 2024 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/back-pain/diagnosis-treatment/drc-20369911

Low Back Pain: Exercises to Reduce Pain - HealthLink BC. Retrieved on June 11 2024 from https://www.healthlinkbc.ca/healthy-eating-physical-activity/conditions/low-back-pain-exercises-reduce-pain

Back exercises in 15 minutes a day - Mayo Clinic. Retrieved on June 11 2024 from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/back-pain/art-20546859   

World Health Organization. (2023). Low back pain. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/low-back-pain

Iwahashi, S., Hashida, R., Matsuse, H., et al. (2022). The impact of sarcopenia on low back pain and quality of life in patients with osteoporosis. BMC Musculoskeletal Disorders, 23, 142. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8832799/

Mayo Clinic. (n.d.). Low back pain in adults. https://www.mayoclinic.org/symptom-checker/low-back-pain-in-adults-adult/related-factors/itt-20009075

WebMD. (2024). Sarcopenia (muscle loss with aging): Causes and treatments. https://www.webmd.com/healthy-aging/sarcopenia-with-aging

National Institutes of Health. (2023). Physical activity and low back pain: A critical narrative review. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/35240326/

Baier, S., Johannsen, D., Abumrad, N., Rathmacher, J. A., Nissen, S., & Flakoll, P. (2009). Year-long changes in protein metabolism in elderly men and women supplemented with a nutritional cocktail of β-hydroxy-β-methylbutyrate (HMB), L-arginine, and L-lysine. Journal of Parenteral and Enteral Nutrition, 33(1), 71–82. https://doi.org/10.1177/0148607108322403

Qin, L., Jing, X., Qiu, Z., Cao, Z., Jiao, Y., Routy, J. P., & Li, T. (2016). Aging of immune system: Immune signature from peripheral blood lymphocyte subsets in 1068 healthy adults. Aging, 8(5), 846–859. https://doi.org/10.18632/aging.100894

Altuna-Venegas, S., Aliaga-Perez, L., Maguiña, J. L., Parodi, J. F., & Runzer-Colmenares, F. M. (2019). Risk of community-acquired pneumonia in older adults with sarcopenia of a hospital from Callao, Peru 2010-2015. Archives of Gerontology and Geriatrics, 82, 100–105. https://doi.org/10.1016/j.archger.2019.01.011

 

Produk Rekomendasi

Artikel Terkait