Ensure Gold Vanila
- Main Image
-

- Title
- Ensure Gold Vanila
- Detail Page Path
Nyeri punggung bawah merupakan keluhan kesehatan yang paling umum dialami manusia. Rasa sakit ini dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor.
Rasa nyeri punggung bawah dapat bervariasi, dari sedang dan rasanya hanya sebentar hingga berat dan berlangsung lama. Berikut ini kita akan membahas tentang nyeri punggung bawah, mulai dari definisi, penyebab, gejala, cara mengatasi, hingga tips untuk melakukan aktivitas fisik tanpa memperparah rasa sakit.
Nyeri punggung bawah adalah saat seseorang merasakan nyeri di antara tepi bawah tulung rusuk dan bokong. Kondisi ini dapat berlangsung dalam waktu singkat (akut), sedikit lebih lama (subakut), atau lama (kronis). Seseorang yang mengalami nyeri punggung bawah akan sulit bergerak dan dapat memengaruhi kualitas hidup karena tidak bisa produktif.
Ada beberapa gejala low back pain lainnya yang juga penting untuk diwaspadai, di antaranya:
Nyeri punggung bawah bisa disebabkan oleh cedera, kondisi, atau penyakit. Berikut penyebab nyeri punggung bawah:
Keseleo dan punggung tegang menjadi penyebab paling umum sakit punggung. Mengangkat sesuatu yang terlalu berat atau gerakan mengangkat yang salah dapat melukai otot, tendon, atau ligamen.
Tulang belakang bisa patah karena kecelakaan, seperti tabrakan mobil atau terjatuh. Kondisi atau penyakit tertentu, seperti spondylolysis atau osteoporosis juga dapat meningkatkan risiko patah tulang.
Diskus melindungi tulang belakang (tulang belakang kecil). Diskus dapat menonjol dari posisinya di tulang belakang dan menekan saraf. Diskus juga dapat robek (herniasi diskus). Seiring bertambahnya usia, cakram menjadi lebih datar dan kurang memberikan perlindungan (penyakit degeneratif pada cakram).
Stenosis tulang belakang yang terjadi ketika ruang di tulang belakang terlalu sempit untuk sumsum tulang belakang juga dapat menyebabkan nyeri punggung bawah. Selain itu, skoliosis atau tulang belakang yang melengkung juga bisa menyebabkan rasa nyeri, kekakuan, dan kesulitan bergerak.
Osteoartritis adalah jenis radang sendi yang paling umum menyebabkan nyeri punggung bawah. Jenis radang sendi ankylosing spondylitis juga bisa menjadi penyebab rasa nyeri punggung bawah.
Tumor tulang belakang, infeksi, beberapa jenis kanker, dan gangguan saraf tulang belakang dapat menyebabkan sakit punggung. Kondisi lain juga bisa menyebabkan sakit punggung.
Kondisi ini menyebabkan tulang belakang terlepas dari tempatnya. Tidak hanya itu, kondisi ini juga kerap menyebabkan nyeri punggung bawah dan kaki.
Baca Juga: Patah Tulang Rusuk: Penyebab, Cara Mengobati, dan Merawatnya
Nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal paling umum di dunia. Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2020 sekitar 619 juta orang mengalami LBP, dan prevalensi nyeri punggung bawah meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada kelompok lansia.
Beberapa studi menunjukkan bahwa prevalensi nyeri punggung bawah lebih tinggi pada individu dengan sarkopenia. Penelitian yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health (NIH) menemukan bahwa lansia dengan sarkopenia memiliki intensitas nyeri punggung bawah yang lebih berat dibandingkan mereka yang tidak mengalami sarkopenia, terutama karena lemahnya otot penopang tulang belakang.
Hubungan antara sarkopenia dan nyeri punggung bawah bersifat dua arah. Hilangnya massa otot inti dan otot punggung menyebabkan stabilitas tulang belakang menurun, sehingga meningkatkan risiko sakit tulang belakang. Di sisi lain, nyeri kronis dapat membatasi aktivitas fisik, yang pada akhirnya mempercepat progresi sarkopenia. WebMD menjelaskan bahwa gaya hidup kurang aktif merupakan faktor risiko utama sarkopenia sekaligus nyeri punggung bawah kronis pada usia lanjut.
Pendekatan komprehensif dibutuhkan, termasuk latihan kekuatan, aktivitas fisik teratur, dan dukungan nutrisi. Asupan nutrisi yang mengandung protein berkualitas, HMB, serta komponen pendukung imunitas dapat membantu mempertahankan massa otot, sehingga berkontribusi pada pemulihan fungsi otot dan tulang belakang. Dalam konteks ini, peran susu untuk pemulihan kesehatan sering dipertimbangkan oleh masyarakat sebagai bagian dari strategi nutrisi harian bagi lansia.
Pengobatan nyeri punggung bawah tergantung pada penyebabnya. Umumnya, nyeri punggung membaik d1.alam waktu satu bulan setelah perawatan di rumah. Namun, bagi banyak orang, nyeri tersebut bertahan hingga beberapa bulan. Berikut adalah beberapa cara mengatasi nyeri punggung bawah:
Istirahat di tempat tidur tidak dianjurkan, tetaplah melakukan aktivitas fisik yang ringan seperti berjalan kaki atau peregangan.
Obat-obatan untuk nyeri punggung tergantung pada jenis sakitnya. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapat obat-obatan.
Produk pereda nyeri seperti krim, salep, dan koyo dapat membantu meredakan nyeri melalui kulit.
Kompres dingin atau hangat dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan.
Latihan fisioterapi dapat membantu memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas, yang dapat membantu mengurangi nyeri dan mencegah kambuhnya.
Dalam beberapa kasus pembedahan mungkin perlu dilakukan untuk mengatasi nyeri yang disebabkan oleh cakram yang herniasi atau tumor.
Melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki setiap hari, meski hanya beberapa menit, dapat membantu mengurangi rasa sakit punggung bawah. Selain itu, ada beberapa gerakan yang bisa dilakukan di rumah:
Selain melakukan aktivitas fisik untuk meredakan nyeri punggung bawah, Ensure Gold Streng+th Pro mendukung kebutuhan nutrisi harian Anda.
Ensure Gold Streng+thPro dengan kandungan kombinasi protein (kasein, whey dan soya), HMB serta beta glukan yang mendukung kebutuhan harian Anda. Kandungan ini mendukung pemeliharaan massa otot sekaligus membantu mendukung daya tahan tubuh harian. Ensure Gold Streng+thPro dapat melengkapi kebutuhan nutrisi sebagai bagian dari strategi menjaga stamina dan kebugaran.
ANIAPAC-P-ID-202600234
Sebagian besar nyeri punggung bawah bersifat non-spesifik dan tidak berbahaya. Namun, Mayo Clinic menyarankan pemeriksaan medis jika nyeri disertai kelemahan otot, mati rasa, atau gangguan fungsi kandung kemih karena dapat mengindikasikan masalah serius pada tulang belakang.
Ya. Sarkopenia dapat menjadi salah satu faktor penyebab nyeri punggung bawah kronis. Otot yang melemah tidak mampu menopang tulang belakang secara optimal, sehingga meningkatkan stres mekanik dan rasa nyeri, terutama pada lansia dengan aktivitas terbatas.
Kurang aktivitas fisik sangat berpengaruh. Studi yang dirangkum NIH menunjukkan bahwa aktivitas fisik teratur dan latihan kekuatan dapat menurunkan risiko nyeri punggung bawah serta memperlambat progresi sarkopenia. Oleh karena itu, kombinasi olahraga, nutrisi yang tepat, dan edukasi kesehatan merupakan cara mengatasi sakit punggung bagian bawah yang efektif pada lansia.
SUMBER:
Low Back Pain - Kemkes RI. Retrieved on June 11 2024 from https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1407/low-back-pain
Mengenal Penyebab Low Back Pain, Gejala & Cara Mengatasinya - Siloam Hospitals. Retrieved on June 11 2024 from https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-low-back-pain
Low Back Pain: Causes, Diagnosis & Treatments - Cleveland Clinic. Retrieved on June 11 2024 from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/7936-lower-back-pain
Back pain - Diagnosis and treatment - Mayo Clinic. Retrieved on June 11 2024 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/back-pain/diagnosis-treatment/drc-20369911
Low Back Pain: Exercises to Reduce Pain - HealthLink BC. Retrieved on June 11 2024 from https://www.healthlinkbc.ca/healthy-eating-physical-activity/conditions/low-back-pain-exercises-reduce-pain
Back exercises in 15 minutes a day - Mayo Clinic. Retrieved on June 11 2024 from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/back-pain/art-20546859
World Health Organization. (2023). Low back pain. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/low-back-pain
Iwahashi, S., Hashida, R., Matsuse, H., et al. (2022). The impact of sarcopenia on low back pain and quality of life in patients with osteoporosis. BMC Musculoskeletal Disorders, 23, 142. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8832799/
Mayo Clinic. (n.d.). Low back pain in adults. https://www.mayoclinic.org/symptom-checker/low-back-pain-in-adults-adult/related-factors/itt-20009075
WebMD. (2024). Sarcopenia (muscle loss with aging): Causes and treatments. https://www.webmd.com/healthy-aging/sarcopenia-with-aging
National Institutes of Health. (2023). Physical activity and low back pain: A critical narrative review. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/35240326/
Baier, S., Johannsen, D., Abumrad, N., Rathmacher, J. A., Nissen, S., & Flakoll, P. (2009). Year-long changes in protein metabolism in elderly men and women supplemented with a nutritional cocktail of β-hydroxy-β-methylbutyrate (HMB), L-arginine, and L-lysine. Journal of Parenteral and Enteral Nutrition, 33(1), 71–82. https://doi.org/10.1177/0148607108322403
Qin, L., Jing, X., Qiu, Z., Cao, Z., Jiao, Y., Routy, J. P., & Li, T. (2016). Aging of immune system: Immune signature from peripheral blood lymphocyte subsets in 1068 healthy adults. Aging, 8(5), 846–859. https://doi.org/10.18632/aging.100894
Altuna-Venegas, S., Aliaga-Perez, L., Maguiña, J. L., Parodi, J. F., & Runzer-Colmenares, F. M. (2019). Risk of community-acquired pneumonia in older adults with sarcopenia of a hospital from Callao, Peru 2010-2015. Archives of Gerontology and Geriatrics, 82, 100–105. https://doi.org/10.1016/j.archger.2019.01.011
![]()
Ensure sajikan ulasan tentang tulang kering yang perlu Anda tahu. Mulai dari definisi, fungsi tulang kering, hingga masalah tulang kering dan cara merawatnya.
![]()
Pernahkah Anda mendengar tentang penyempitan tulang belakang atau spinal stenonis? Cari tahu kondisi ini dari gejala, penyebab, hingga cara mengatasinya!
![]()
Kesehatan tulang dan sendi penting untuk fungsi tubuh manusia. Temukan nutrisi esensial, makanan tepat, dan gaya hidup yang baik untuk tulang dan sendi
Anda akan keluar ke situs web Abbott khusus negara atau wilayah lainnya. Perlu diketahui bahwa situs yang Anda kunjungi ditujukan untuk penduduk negara atau wilayah tertentu, seperti yang tercantum di situs tersebut. Situs ini mungkin berisi informasi tentang obat-obatan, perangkat medis, dan produk lain atau penggunaan produk tersebut yang tidak disetujui di negara atau wilayah lain.
Situs web yang Anda kunjungi juga mungkin tidak dioptimalkan untuk ukuran layar perangkat tertentu. Apakah Anda ingin melanjutkan dan keluar situs web ini?