Yuk, Kenali Fase Perkembangan Anak Usia 3-5 Tahun Berikut Ini!

Yuk, Kenali Fase Perkembangan Anak Usia 3-5 Tahun Berikut Ini!

perkembangan anak usia 3-5 tahun
perkembangan anak usia 3-5 tahun
perkembangan anak usia 3-5 tahun

Usia 3–5 tahun merupakan periode penting dalam fase perkembangan anak karena pada rentang usia ini anak mengalami kemajuan pesat dari berbagai sisi. Tidak hanya kemampuan fisik, tetapi juga bahasa, emosi, dan sosial berkembang dengan cepat. Pemahaman orang tua terhadap aspek perkembangan anak usia dini menjadi kunci agar stimulasi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan anak dan mendukung tumbuh berkualitas secara menyeluruh.

Pada fase ini, perkembangan motorik anak mulai matang, anak lebih mandiri, serta menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi. Dukungan lingkungan dan asupan nutrisi yang tepat akan membantu anak mencapai potensi optimal, termasuk dalam mencapai berat badan ideal anak 3 tahun dan kesiapan memasuki usia sekolah.

Kemampuan Motorik Kasar

Si Kecil yang telah menginjak usia 3 tahun biasanya akan mampu menyeimbangkan tubuh dengan mengangkat kaki selama kurang lebih 1-3 detik, jika dilihat dari perkembangan kemampuan motorik kasarnya.

Ketika si Kecil senang bermain di atas balok dan berusaha menyeimbangkan tubuhnya ke kiri dan kekanan, Ibu tidak perlu khawatir atau bahkan melarangnya. Pola asuh anak yang sebaiknya Ibu lakukan adalah dengan memastikan keamanannya, alih-alih melarangnya mengeksplorasi kemampuannya

Tidak hanya itu, si Kecil yang berusia 3 tahun biasanya juga sudah bisa melompat dengan jarak yang lebih jauh dari sebelumnya, serta melempar bola dengan kedua tangannya.

Pada saat si Kecil memasuki usia 4 tahun, biasanya sudah dapat melompat dengan satu kaki.  Dengan kemampuan tersebut, si kecil sudah bisa diajari untuk melakukan permainan seperti engklek lho, Bu. Permainan engklek sendiri dapat menjadi salah satu stimulasi motorik kasar dengan cara yang menyenangkan. Jadi, pola asuh orang tua terhadap perkembangan anak tetap dapat membuat si Kecil senang.

Selain engklek, di usia 4 tahun si Kecil juga sudah dapat menangkap bola yang dilemparkan ke arahnya dengan tepat. Tidak itu saja, anak juga akan mulai senang bermain jungkir balik. Kemampuan lainnya seperti naik turun tangga mandiri dengan kaki bergantian kiri kanan juga sudah mulai terlatih.

Sementara untuk si Kecil yang menginjak usia 5 tahun, perkembangan motorik kasarnya jauh lebih baik jika dibandingkan dengan anak usia 3 tahun.

Kemampuan seperti berayun dan memanjat sudah bukan lagi jadi soal untuknya. Kemandirian seperti bisa berpakaian sendiri dan menanggalkan pakaian tanpa bantuan bisa Ibu lihat setiap hari.

Baca Juga: Mengenal Tahapan Perkembangan Anak Sesuai Umur

Kemampuan Motorik Halus

Perkembangan anak usia 3 tahun dilihat dari segi kemampuan motorik halusnya terbilang cukup signifikan dibanding usia sebelumnya.

Salah satunya bisa Ibu lihat dari coretannya yang semakin jelas. Di usia ini si Kecil biasanya sudah mampu membentuk garis lurus, kotak, serta berbagai bentuk lainnya.

Cara si Kecil memegang pensil warna pun akan terlihat semakin baik layaknya orang dewasa.

Selanjutnya, di usia 4 tahun, si Kecil sudah selalu menggunakan salah satu tangan dominannya. Anak juga mulai menggunakan tangan yang tidak dominan untuk membantu melakukan hal yang sulit dilakukan jika hanya menggunakan satu tangan saja.

Si Kecil yang berusia 4 tahun juga mulai dapat belajar menulis dan menggambar angka, huruf, atau bentuk mengikuti contoh. Si Kecil juga sudah bisa mewarnai tidak keluar dari garis gambar lho, Bu. Soal kemandirian, di usia ini, Si Kecil sudah bisa menggunakan dan melepas baju secara mandiri.

Jika dibandingkan dengan anak usia 5 tahun, Ibu akan melihat si Kecil mampu membuat gambar segitiga dan bentuk garis lainnya yang lebih sulit. Kemampuannya dalam menghitung angka 1 sampai 10 pun dan menyebut minimal 4 warna bakal semakin jelas.

Tidak hanya sampai di situ, si Kecil usia 5 tahun sudah mampu mengetahui hal-hal yang dijumpainya setiap hari dan menceritakan kembali kepada Ibu.

Sebagai contoh, saat ia pergi ke luar rumah dan bermain di taman, ia akan mampu menyebutkan benda-benda yang dilihat dengan mudah, misalnya perosotan, ayunan, bahkan nama-nama bunga.

Baca Juga: Mengenal Tahapan Perkembangan Psikologi Anak Usia Dini

Kemampuan Bahasa dan Kognitif

Perkembangan bahasa dan kognitif anak saat menginjak usia 3 tahun makin baik. Dalam hal bahasa misalnya, Si Kecil sudah menguasai sekitar 250 hingga 500 kata. Anak juga sudah bisa menjawab pertanyaan sederhana serta menyebutkan nama dan usianya sendiri.

Kemampuan kognitif anak juga berkembang ditandai dengan dapat menyebutkan nama warna yang familiar. Si Kecil juga sudah dapat membandingkan ukuran.

Saat menginjak usia 4 tahun, Si kecil mungkin sudah dapat berbicara dengan jelas dan mulai tidak cedal. Pada usia ini, anak juga akan senang bercerita panjang. Si kecil juga mungkin akan mulai memberi Ibu pertanyaan mengapa, bagaimana, dan kapan.

Selanjutnya ketika Si Kecil lebih besar atau memasuki 5 tahun, perkembangan bahasanya makin baik lagi. Usia ini, Si Kecil sudah dapat mengkomunikasikan bagaimana perasaannya. Si Kecil juga sudah mulai tahu kapan waktunya bergantian berbicara dengan orang lain lho Bu.

Kemampuan Sosial dan Emosional

Terakhir, dilihat dari kemampuan sosial dan emosional. Di fase perkembangan anak usia 3 tahun, Ibu akan melihat si Kecil melakukan berbagai kegiatan secara  mandiri tanpa adanya bantuan orang lain.

Misalnya saja, si Kecil bakal mampu mencuci tangan, menuang sabun, membilas tangan, lalu mengelap tangannya sendiri. Kemampuan menggunakan alat makan berupa sendok dan garpu tanpa bantuan orang lain akan Ibu temui di usia ini.

Bagaimana dengan kemampuan sosial dan emosional anak usia 4 tahun?

Anak yang berusia 4 tahun mulai memahami perasaan dan kebutuhan orang lain. Di usia ini anak-anak sudah mengerti apa itu berbagi atau bergantian dalam bermain. Meski begitu, Si Kecil mungkin akan mulai berusaha mengatur orang lain dan bisa saja tetap terjadi trantum jika kemauannya tidak dituruti.

Sedangkan di usia 5 tahun, kemandirian menjadi salah satu poin penting di fase ini. Sebagai contoh, si Kecil sudah mulai berani pergi membeli sesuatu di toko sebelah rumah. Jika Ibu membuatkannya aturan, ia akan dengan mudah bisa mematuhinya.

Jika ibu bertanya-tanya apakah jenis kelamin anak akan mempengaruhi perkembangan Si Kecil? Jawabannya adalah benar. Misalnya saja, anak laki-laki mungkin akan lebih cepat dalam perkembangan motorik kasar seperti berlari atau melompat. Sedangkan anak perempuan mungkin lebih cepat dalam perkembangan motorik kasar seperti memegang pensil atau menulis.

Meski begitu, salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan anak yang sudah kita bahas di atas, yakni kemauan orang tua untuk membiarkan dan mendorong si Kecil untuk bermain dan bereksplorasi.

Pasalnya, hal ini akan melatih beberapa hal, seperti kemampuan menentukan dan mengambil keputusan sendiri, kemauan mencoba hal-hal baru, kemampuan berimajinasi, serta meningkatkan kepercayaan diri si Kecil.

Selain kemauan Ibu untuk memberikan ruang kepada si Kecil bereksplorasi, Ibu perlu memperhatikan asupan gizi dan nutrisi yang didapatkannya setiap hari demi melalui  setiap fase perkembangan anak yang optimal.

Asupan makanan serta susu pertumbuhan anak yang dilengkapi nutrisi tambahan tentu bisa jadi pilihan untuk hal ini. Adapun salah satu asupan nutrisi tambahan yang bisa Ibu coba, yakni PediaSure yang memang merupakan asupan nutrisi tambahan yang cocok untuk anak usia 1-10 tahun.

Baca Juga: 10 Makanan yang Mengandung Asam Lemak Omega 3

Tahapan Perkembangan Anak Usia 3–5 Tahun

Berikut ringkasan tahapan fase perkembangan anak pada usia 3 hingga 5 tahun:

● Usia 3 tahun

Anak mulai mampu berlari dengan lebih stabil, memanjat, menumpuk balok, serta menggambar bentuk sederhana. Perkembangan motorik anak ditandai dengan koordinasi tangan dan mata yang semakin baik.

● Usia 4 tahun

Anak mampu melompat dengan satu kaki, berpakaian sendiri, dan mulai bermain peran. Dari aspek perkembangan anak usia dini, kemampuan bahasa dan imajinasi meningkat pesat.

● Usia 5 tahun

Kontrol gerak tubuh semakin matang, anak dapat menulis beberapa huruf, mengikuti aturan sederhana, dan bekerjasama dengan teman. Fase ini penting sebagai transisi menuju dunia sekolah formal.

Sepanjang tahapan tersebut, pertumbuhan fisik yang seimbang dan perkembangan mental yang optimal akan membantu anak mencapai tumbuh berkualitas.

5 Tips Stimulasi Perkembangan Anak Usia 3–5 Tahun

Agar fase perkembangan anak berjalan optimal, Anda dapat menerapkan beberapa tips berikut:

1. Dorong Aktivitas Fisik Harian

Bermain di luar ruangan, berlari, atau bersepeda membantu memperkuat otot dan mendukung perkembangan motorik anak.

2. Ajak Anak Berkomunikasi Aktif

Membaca buku bersama dan mengajak anak bercerita melatih bahasa serta kemampuan berpikir.

3. Libatkan Anak dalam Aktivitas Sehari-hari

Kegiatan sederhana seperti merapikan mainan atau membantu menyiapkan makanan mendukung kemandirian dan perkembangan sosial.

4. Perhatikan Pola Makan dan Status Gizi

Asupan nutrisi seimbang berperan dalam mendukung berat badan ideal anak 3 tahun serta pertumbuhan fisik dan mental.

5. Dukung dengan Asupan Nutrisi yang Tepat

Untuk menunjang kebutuhan nutrisi harian, PediaSure kini dilengkapi dengan Peptigro System yang mengandung Casein Phosphopeptide (CPP). PediaSure Peptigro System dengan CPP membantu mendukung pertumbuhan 2x lebih cepat dengan peningkatan massa otot tanpa menambah lemak, memperkuat tulang , mengurangi frekuensi jumlah hari sakit, dan meningkatkan kecukupan vitamin D. Dukungan ini dikenal sebagai pediasure peptigro cpp yang berperan dalam dukung 2x Growth Improvement secara optimal.

Jadi, jangan lupa dukung perkembangan si Kecil dengan stimulasi yang baik dan memberikan PediaSure 2 kali sehari ya, Bu!

 

ANIAPAC-P-ID-202600279

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1. Anak Umur 3 Tahun Harusnya Sudah Bisa Apa Saja?

Anak umumnya sudah mampu berlari, berbicara dalam kalimat sederhana, dan melakukan aktivitas mandiri dasar. Kemampuan ini menunjukkan fase perkembangan anak yang sesuai usianya.

2. Kenapa Anak 3–5 Tahun Suka Meniru Perilaku Dewasa?

Meniru adalah bagian penting dari aspek perkembangan anak usia dini untuk belajar sosial dan bahasa. Anak belajar melalui observasi orang di sekitarnya.

3. Apa Tanda Anak 3 Tahun Memiliki Perkembangan Motorik yang Baik?

Anak mampu berlari tanpa sering jatuh, memanjat, dan menggunakan tangan dengan koordinasi yang baik. Hal ini mencerminkan perkembangan motorik anak yang sesuai usia.

SUMBER:

Your Child’s Development: 3 Years (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 12 Dec 2022, from https://kidshealth.org/en/Parents/development-3yrs.html 

Developmental Milestones for 3-Year-Olds. (2020). Retrieved 12 Dec 2022, from https://www.understood.org/en/learning-thinking-differences/signs-symptoms/developmental-milestones/developmental-milestones-for-typical-3-year-olds

Welcome to KEAP - KEAP - Kernow Education Arts Partnership. Retrieved 12 Dec 2022, from https://www.keap.org.uk/documents/eyfs_ep_play_exploration.pdf

4- to 5-Year-Old developmental milestones: Cognitive, language, and motor skills-WebMD (2010). Retrieved 12 Dec 2022, from https://www.webmd.com/parenting/4-to-5-year-old-milestones#1

What developmental milestones is your 5-year-old reaching?- Centers for Disease Control and Prevention (2021). Retrieved 12 Dec 2022, from https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/milestones/milestones-5yr.html

Gross motor skills: birth to 5 years - Children's Hospital of Richmond at VCU. Retrieved 5 October 2022, from https://www.chrichmond.org/services/therapy-services/developmental-milestones/gross-motor-skills-birth-to-5-years  

PERMAINAN ENGKLEK DALAM MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA AL HIKMAH KECAMATAN MEDAN DENAI TAHUN AJARA - UIN Sumatera Utara. Retrieved 5 October 2022, from http://repository.uinsu.ac.id/5753/1/SKRIPSI%20IKA%20MUSLIMAH.pdf  

Gross Motor Development Checklist - Kids Sense. Retrieved 5 October 2022, from https://childdevelopment.com.au/resources/child-development-charts/gross-motor-developmental-checklist/  

Fine Motor Skills (colouring, cutting, beading, lego, drawing) - Kamloops Childrens Therapy. Retrieved 5 October 2022, from https://www.kamloopschildrenstherapy.org/fine-motor-skills-preschool-milestones.htm  

Mayo Clinic. (2023). Child development: Preschooler (3–5 years). https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/child-development/art-20046901

World Health Organization. (2020). Care for child development. https://www.who.int/tools/care-for-child-development

Healthline. (2021). Child development: Ages 3–5. https://www.healthline.com/health/child-development/ages-3-5

National Institutes of Health. (2022). Early childhood development. https://www.nih.gov/health-information/early-childhood-development

Rangkaian Produk PediaSure

Baca Selengkapnya Tentang Tumbuh Kembang si Kecil