Apa Itu Kalsium dan Fungsinya Bagi Tubuh? Cek Info Lengkapnya di Sini!

Apa Itu Kalsium dan Fungsinya Bagi Tubuh? Cek Info Lengkapnya di Sini!

apa itu kalsium
apa itu kalsium
apa itu kalsium
Tags:

Kalsium adalah salah satu mineral penting yang diperlukan dalam berbagai fungsi tubuh, terutama pembentukan tulang dan gigi. Tubuh kita membutuhkan kalsium untuk membantu otot dan pembuluh darah berkontraksi dan mengembang, untuk mengeluarkan hormon dan enzim, serta mengirim pesan melalui sistem saraf.

Namun, kalsium dalam tubuh bisa berkurang seiring waktu. Kurangnya kadar mineral ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan seperti kelelahan kronis, insomnia, masalah pada otot dan kulit, osteoporosis, dan sarcopenia.

Sebenarnya, apa itu kalsium dan apa saja manfaatnya untuk tubuh? Berikut penjelasan lengkapnya!

Apa Itu Kalsium?

Banyak orang mengira kalsium adalah vitamin, tapi sebenarnya bukan. Kalsium merupakan mineral yang paling melimpah dan membentuk sekitar 2% dari total berat badan kita. Selain penting untuk kesehatan gigi dan tulang, mineral ini juga memainkan peran penting dalam sistem tubuh lainnya, seperti kesehatan dan fungsi saraf dan jaringan otot.

Fungsi utama mineral ini adalah untuk memberikan struktur dan kekuatan pada tulang. Sebagian besar mineral ini (sekitar 99%) disimpan dalam tulang dan gigi, sedangkan sisanya disimpan dalam darah dan cairan tubuh. Dalam darah, mineral ini adalah pengatur penting dari proses tubuh seperti kontraksi otot, pensinyalan impuls saraf, pensinyalan hormon, dan pembekuan darah.

Karena memiliki banyak fungsi vital, tubuh akan mengambilnya dari tulang jika tidak mendapatkan cukup asupan dari makanan. Akibatnya, tulang menjadi mudah rapuh yang memicu terjadinya osteoporosis.

5 Gejala Kekurangan Kalsium

Mengenali gejala kekurangan kalsium penting untuk mencegah dampak yang lebih berat. Pada orang dewasa, kondisi ini sering tidak langsung terasa, tetapi dapat berkembang menjadi gangguan serius jika berlangsung lama. Kekurangan kalsium yang parah dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai hipokalsemia. Hipokalsemia dapat menyebabkan gejala seperti:

1. Kram otot

Kram otot terjadi karena rendahnya kadar kalsium mengganggu proses kontraksi dan relaksasi otot. Kondisi ini membuat otot menjadi lebih mudah tegang dan nyeri, terutama pada kaki dan tangan.

2. Kejang

Kejang dapat terjadi akibat gangguan aktivitas listrik pada otak yang dipicu oleh kekurangan kalsium. Hal ini menunjukkan bahwa kalsium memiliki peran penting dalam fungsi sistem saraf yang stabil.

3. Kesemutan di jari

Kesemutan atau sensasi seperti tertusuk jarum muncul karena kalsium berperan dalam penghantaran sinyal saraf. Ketika kadar kalsium rendah, saraf menjadi lebih sensitif dan memicu sensasi abnormal tersebut.

4. Nafsu makan yang buruk

Penurunan nafsu makan dapat terjadi karena ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, termasuk kalsium. Kondisi ini dapat memperburuk status nutrisi jika tidak segera diatasi.

5. Irama jantung yang tidak normal

Kalsium memiliki peran penting dalam menjaga ritme detak jantung tetap stabil. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan gangguan irama jantung atau aritmia yang berpotensi berbahaya.

Kekurangan kalsium juga bisa memicu kondisi lain, seperti berikut:

  • Preeklampsia
  • Tekanan darah tinggi
  • Batu ginjal
  • Kanker prostat.

Rata-rata orang dewasa membutuhkan 1.000 mg kalsium per hari. Namun, kebutuhan kalsium kita akan meningkat menjadi 1.200 mg per hari setelah memasuki usia 50 tahun. Pada dasarnya, kebutuhan kalsium setiap berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin, dan kondisi tubuhnya.

5 Manfaat Kalsium untuk Tubuh

Kalsium memiliki peranan vital bagi kesehatan tubuh kita. Berikut berbagai manfaat kalsium untuk tubuh:

1. Menjaga Tulang

Jika kita bertanya-tanya fungsi kalsium itu apa, hal yang ada di benak kita pasti tentang kesehatan tulang. Yah, fungsi utama mineral ini memang menjaga kesehatan tulang, termasuk perkembangan, pertumbuhan, dan pemeliharaan tulang.

Kalsium berperan menjaga tulang dan memperlambat hilangnya kepadatan tulang, yang merupakan bagian alami dari proses penuaan. Orang yang tidak mengonsumsi kalsium dalam jumlah yang cukup sebelum mencapai massa tulang puncaknya berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis di kemudian hari.

Wanita yang telah mengalami menopause berisiko lebih tinggi kehilangan kepadatan tulang daripada pria atau orang yang berusia lebih muda. Mereka juga memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis, sehingga dokter kerap merekomendasikan konsumsi suplemen kalsium.

2. Menjaga Kesehatan Sistem Kardiovaskular

Kalsium memainkan peran kunci dalam pembekuan darah. Proses pembekuan melibatkan berbagai bahan kimia, termasuk kalsium. Dalam hal kesehatan jantung, kalsium berperan dalam menjaga kontraksi otot jantung saat memompa darah ke seluruh tubuh. Kalsium juga berperan dalam mengatur kontraksi otot polos yang ada di pembuluh darah sehingga tekanan darah tinggi berkurang.

3. Mengatur Pergerakan Otot

Selain mengatur kontraksi otot jantung, kalsium juga berperan dalam proses kontraksi otot yang mengatur gerak tubuh. Tubuh menghasilkan gerakan ketika sistem saraf memberikan sinyal pada otot. Setelah itu, tubuh melepas kalsium yang membantu protein di otot untuk berkontraksi.

4. Mengatur Saraf

Neuron atau sel saraf adalah sel khusus di otak, yang mampu mengirimkan sinyal atau informasi penting seperti pengangkutan nutrisi melalui darah dan respons terhadap rasa sakit yang sehingga tubuh bisa bertahan dari bahaya atau cedera.

Untuk mengirimkan informasi tersebut dibutuhkan kalsium. Dalam hal ini, kalsium berperan memfasilitasi kelancaran transmisi impuls saraf dan menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

5. Menjaga Kesehatan Gigi

Kalsium membantu mengoptimalkan kekuatan gigi dan gusi. Kalsium juga membantu memperkuat tulang rahang, yang melindungi gigi dan gusi dari mikroba penyebab penyakit. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa kalsium merupakan kebutuhan nutrisi wajib untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi bagi orang-orang dari segala usia.

9 Daftar Makanan Tinggi Kalsium

Tubuh kita tidak dapat menghasilkan kalsium sendiri, jadi kita perlu mendapatkannya melalui makanan. Sebagai contoh kalsium dapat diperoleh dari susu, sayuran berdaun hijau, dan ikan.

Meskipun kita juga bisa mengonsumsi suplemen, para ahli merekomendasikan agar setidaknya setengah dari asupan kalsium kita harus berasal dari makanan. Berikut beberapa jenis makanan tinggi kalsium yang bisa Anda konsumsi:

1. Susu dan Turunannya

Susu dan turunannya seperti yogurt, dan keju merupakan sumber kalsium yang paling mudah diserap tubuh.

Baca Juga: Manfaat Susu Kalsium Untuk Tulang Orang Dewasa

2. Kedelai dan Turunannya

Kedelai merupakan sumber kalsium yang baik. Setengah cangkir kedelai mengandung 119 mg kalsium. Bagi Anda yang menerapkan gaya hidup vegan, kedelai bisa menjadi sumber kalsium terbaik.

3. Sarden dan Salmon

Sarden dan salmon kaleng sarat dengan kalsium. Satu kaleng sarden seberat 92 gram mengandung 27 persen dari kebutuhan harian, dan 85 gram salmon kaleng dengan tulang mengandung 19 persen dari kebutuhan harian.

4. Kacang Merah

Sekitar 100 gram kacang merah segar mentah telah mengandung kalsium sekitar 293 miligram kalsium.

5. Biji Wijen

Meski ukurannya kecil, biji wijen kaya akan kalsium. 100 gram biji wijen kering memiliki kandungan kalsium sekitar 1125 miligram.

6. Almond

Segenggam atau sekitar 30 gram kacang almond memiliki kandungan kalsium sekitar 80 miligram.

7. Brokoli

Selain sayuran berdaun hijau, brokoli juga tinggi kalsium. Hanya satu cangkir atau 76 gram brokoli telah memiliki kandungan kalsium hingga 35 miligram.

8. Tahu dan Tempe

Tahu dan tempe merupakan olahan kedelai yang juga kaya kalsium, terutama jika diproses dengan tambahan kalsium sulfat. Makanan ini dapat menjaga susu untuk otot dan tulang tetap optimal.

9. Sayuran Hijau Daun Gelap (Bayam dan Kale)

Sayuran hijau seperti bayam dan kale merupakan sumber kalsium nabati yang baik serta mengandung berbagai mikronutrien penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Baca Juga: 7 Daftar Lengkap Makanan Yang Mengandung Kalsium

Asupan Kalsium untuk Otot dan Tulang Setelah Sakit

Setelah mengalami sakit, tubuh membutuhkan waktu untuk pulih, termasuk memperbaiki jaringan otot dan menjaga kepadatan tulang. Salah satu cara efektif adalah dengan memastikan asupan kalsium yang cukup melalui susu untuk otot dan tulang, karena kalsium merupakan mineral utama yang menyusun tulang dan berperan dalam fungsi otot serta saraf.

Kekurangan kalsium setelah sakit dapat memperlambat pemulihan, bahkan meningkatkan risiko osteoporosis pada lansia. Hal ini terjadi karena tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang jika asupan tidak mencukupi, sehingga tulang menjadi lebih rapuh.

Ensure Gold Streng+thPro adalah asupan nutrisi yang dirancang untuk menjawab dua masalah besar yang muncul seiring bertambahnya usia, yaitu kehilangan massa otot dan melemahnya daya tahan tubuh. Ensure Gold Streng+thPro hadir sebagai salah satu solusi dengan kombinasi protein berkualitas (kasein, whey, dan soya), HMB, dan beta glukan untuk membantu mempertahankan massa otot sekaligus mendukung daya tahan tubuh setiap hari.

Dengan adanya dukungan nutrisi yang tepat, termasuk melalui konsumsi susu untuk otot dan tulang, proses pemulihan setelah sakit dapat berjalan lebih optimal. Selain itu, pemenuhan kebutuhan kalsium dan protein juga penting untuk mencegah akibat kekurangan kalsium pada orang dewasa, menjaga kekuatan tulang, serta mengurangi risiko osteoporosis pada lansia di kemudian hari.

 

ANIAPAC-P-ID-202600629

Pertanyaan Seputar Gejala Kekurangan Kalsium

1. Apa fungsi utama kalsium bagi tubuh orang dewasa?

Kalsium berfungsi untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang dan gigi, serta membantu kerja otot, saraf, dan jantung agar tetap optimal.

2. Berapa banyak kalsium yang dibutuhkan orang dewasa setiap harinya?

Kebutuhan kalsium orang dewasa umumnya sekitar 1.000 mg per hari, dan meningkat menjadi 1.200 mg pada usia di atas 50 tahun untuk menjaga kesehatan tulang.

3. Mengapa vitamin D penting untuk penyerapan kalsium?

Vitamin D diperlukan agar tubuh dapat menyerap kalsium secara optimal di usus, sehingga membantu menjaga kekuatan tulang dan mencegah osteoporosis.

SUMBER:

Calcium-Medline Plus. Retrieved on February, 06, 2023 from https://medlineplus.gov/calcium.html 

Here’s How Much Calcium You Need to Get Per Day - Very Well Health.  Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.verywellhealth.com/how-much-calcium-is-necessary-2549694 

What is Calcium? - News Medical Life Science. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.news-medical.net/health/What-is-Calcium.aspx 

The Nutrition Source - Harvard T.H Chan. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/calcium/ 

8 Fast Facts About Calcium- Healthline. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.healthline.com/health/8-fast-facts-about-calcium 

What happens when calcium levels are low? - Medical News Today. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.medicalnewstoday.com/articles/248958#why-we-need-calcium 

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2019 TENTANG

ANGKA KECUKUPAN GIZI YANG DIANJURKAN UNTUK MASYARAKAT INDONESIA - Kemkes. Retrieved on February, 06, 2023 from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf 

What is Calcium? - Food Insight. Retrieved on February, 06, 2023 from https://foodinsight.org/what-is-calcium/ 

What is Calcium? - Food Insight. Retrieved on February, 06, 2023 from https://foodinsight.org/what-is-calcium/ 

Calcium | The Nutrition Source - Harvard T.H. Chan School of Public Health. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/calcium/ 

The Role of Calcium in the Human Heart: With Great Power Comes Great Responsibility - Frontiers Media S.A. Retrieved on February, 06, 2023 from https://kids.frontiersin.org/articles/10.3389/frym.2019.00065 

Benefits and sources of calcium - Medical News Today. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.medicalnewstoday.com/articles/248958#_noHeaderPrefixedContent 

Calcium Control of Neurotransmitter Release - PMC. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3249630/   

Calcium: Functions, Food Sources, Supplements, Deficiencies And Toxicity -Net Meds. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.netmeds.com/health-library/post/calcium-functions-food-sources-supplements-deficiencies-and-toxicity 

Kacang Merah - Penganku. Retrieved on February, 06, 2023 from  https://www.panganku.org/id-ID/view 

Wijen, kering (Sesame seed) - Penganku. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.panganku.org/id-ID/view 

Almond Nutrition - A Handful a Day - Almond Board of California. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.almonds.in/why-almonds/health-and-nutrition/nutritional-value 

Broccoli: Health benefits, nutrition, and tips - Medical News Today. Retrieved on February, 06, 2023 from https://www.medicalnewstoday.com/articles/266765   

Healthline. (2025). Top 15 calcium-rich foods – including many nondairy options. https://www.healthline.com/nutrition/15-calcium-rich-foods

Office of Dietary Supplements, National Institutes of Health. (2022). Calcium fact sheet for consumers. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-Consumer/

WebMD Editorial Team. (2026). Calcium and Vitamin D: Top Foods to Prevent Osteoporosis. WebMD.

Produk Rekomendasi

Artikel Terkait