Apa Saja Macam-Macam Gerak Otot pada Manusia? Cek di Sini!

Apa Saja Macam-Macam Gerak Otot pada Manusia? Cek di Sini!

macam macam gerak otot
macam macam gerak otot
macam macam gerak otot
Tags:

Otot adalah salah satu bagian penting yang membuat tubuh kita dapat bergerak selain tulang. Oleh karena itu, kinerja otot sangat penting bagi manusia untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Library of Congress menyebut ada lebih dari 650 otot rangka di tubuh manusia yang menyumbang lebih dari 40% dari berat badan.

Kerja tulang sangat berkaitan dengan otot karena otot merupakan alat gerak aktif, sedangkan tulang adalah alat gerak pasif. Lalu, apa yang dimaksud gerak otot? Apa jenis gerakan otot berikut fungsi dan manfaatnya pada tubuh manusia? Simak penjelasannya di bawah ini!

Pengertian Gerak Otot

Gerak otot adalah pasangan otot yang melakukan gerak berlawanan pada otot yang sedang berkontraksi. Otot berperan membantu manusia untuk menggerakan tubuh. Contohnya yakni menekuk siku atau lutut hingga meluruskan tangan atau kaki.

Otot sendiri disebut alat gerak aktif karena punya kemampuan menggerakkan tulang rangka, sehingga menghasilkan pergerakan tubuh. Kontraksi yang menarik rangka dan relaksasi dihasilkan dari kerja otot yang menempel pada tulang.

Adapun sifat atau macam gerak otot ada dua yakni otot antagonis dan otot sinergis. Otot antagonis ialah otot yang bekerja secara berlawanan. Dengan kata lain jika satu otot berkontraksi, maka otot yang lain berelaksasi. Adapun otot sinergis adalah otot yang bekerja secara bersamaan ketika kontraksi maupun relaksasi.

Cara Kerja Otot dan Tulang pada Manusia

Otot bekerja dengan cara berkontraksi (memendek) dan relaksasi (memanjang). Saat otot berkontraksi, ia menarik tulang sehingga terjadi gerakan pada sendi. Sebaliknya, saat otot relaksasi, tulang kembali ke posisi semula. Karena itu, otot selalu bekerja berpasangan, misalnya otot bisep dan trisep pada lengan.

Dalam sistem ini, tulang berfungsi sebagai alat gerak pasif, sedangkan otot sebagai alat gerak aktif. Sendi menjadi penghubung antar tulang yang memungkinkan gerakan terjadi. Tanpa koordinasi yang baik dari ketiganya, tubuh tidak akan mampu bergerak dengan efisien. Oleh karena itu, menjaga cara kerja tulang sendi dan otot tetap optimal sangat penting untuk mobilitas sehari-hari.

5 Fungsi dan Manfaat Otot

Secara umum otot berfungsi untuk pergerakan, stabilisasi posisi tubuh, mengatur volume organ hingga thermogenesis. Sekitar 85 persen panas tubuh manusia sendiri dihasilkan dari kontraksi pada jaringan otot. Berikut ulasan mengenai fungsi dan manfaat otot:

1. Menjaga Keseimbangan Badan

Kehadiran jaringan otot membuat manusia seimbang saat berdiri, berjalan hingga berlari. Fungsi otot dalam hal ini sebagai penyangga. Jenis otot yang penting untuk menjaga keseimbangan adalah otot lurik. Otot ini terletak di area perut sampai punggung.

2. Melindungi Organ Dalam Tubuh

Otot ternyata tak kalah penting fungsinya untuk melindungi organ di dalam tubuh. Dalam hal ini, jaringan otot bekerja dengan tulang untuk memberikan perlindungan yang kuat.

3. Menjaga Postur Tubuh

Menjaga postur tubuh menjadi salah satu fungsi utama otot. Otot bersama tulang bertugas mempertahankan postur badan yang ideal. Postur badan yang buruk bakal memicu nyeri sendi. Oleh karena itu, manusia perlu memiliki kekuatan dan kelenturan badan yang tepat.

Baca Juga: Apa Fungsi Tulang dan Otot? Yuk, Cek di Sini!

4. Memompa Darah ke Seluruh Tubuh

Jaringan otot memiliki peran krusial untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Otot polos yang berada di pembuluh darah bermanfaat menjaga dan melancarkan aliran darah.

5. Menunjang Pernapasan

Fungsi dan manfaat otot berikutnya adalah membantu pernapasan manusia. Diafragma menjadi otot yang berperan penting dalam sistem pernapasan. Diafragma bakal berkontraksi saat menghirup napas, kemudian kembali relaksasi saat menghela napas.

10 Gaya Otot dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut ini beberapa contoh gaya otot  dalam aktivitas sehari-hari:

1. Gaya Otot Fleksi dan Ekstensi

Fleksi dan ekstensi merupakan dua gerakan dasar yang selalu terjadi berpasangan dalam cara kerja tulang sendi dan otot. Fleksi adalah gerakan menekuk yang mengurangi sudut antar tulang, seperti saat jongkok atau menekuk siku ketika makan. Sebaliknya, ekstensi adalah gerakan meluruskan yang menambah sudut antar tulang, seperti berdiri tegak setelah duduk. Kombinasi keduanya sangat penting dalam berbagai latihan untuk meningkatkan kekuatan otot, seperti squat dan push-up, karena melatih otot bekerja secara dinamis.

2. Gaya Otot Abduksi dan Adduksi

Abduksi dan adduksi berperan dalam mengontrol pergerakan tubuh ke arah samping dan menjaga keseimbangan. Abduksi adalah gerakan menjauh dari garis tengah tubuh, misalnya mengangkat tangan ke samping atau menjaga keseimbangan saat berjalan di permukaan sempit. Sementara itu, adduksi adalah gerakan mendekati garis tengah tubuh, seperti menurunkan tangan kembali ke posisi semula. Kedua gerakan ini sangat penting dalam stabilitas tubuh dan sering dilatih dalam latihan untuk meningkatkan kekuatan otot bagian bahu dan pinggul.

Baca Juga: Mengenal Otot Jantung & Cara Menjaga Kesehatannya!

3. Gaya Otot Rotasi

Rotasi adalah gerakan memutar bagian tubuh pada porosnya, yang mencakup variasi seperti supinasi dan pronasi pada lengan. Supinasi terjadi saat telapak tangan menghadap ke atas, sedangkan pronasi saat telapak tangan menghadap ke bawah. Gerakan ini penting dalam aktivitas sederhana seperti membuka pintu atau memutar kunci, tetapi juga krusial dalam olahraga yang membutuhkan koordinasi tangan. Melatih rotasi membantu meningkatkan fleksibilitas dan memperkuat otot kecil yang sering terabaikan.

4. Gaya Otot Protraksi dan Retraksi

Protraksi dan retraksi adalah gerakan maju-mundur tanpa mengubah sudut sendi, sering terjadi pada bahu dan rahang. Protraksi berarti mendorong bagian tubuh ke depan, seperti saat melempar bola atau mendorong benda. Sebaliknya, retraksi adalah menarik kembali ke arah belakang, misalnya saat menarik tali atau menjaga postur bahu tetap tegak. Gerakan ini penting untuk postur tubuh dan sering dilibatkan dalam latihan untuk meningkatkan kekuatan otot punggung dan bahu.

5. Gaya Otot Kompleks

Selain gerakan dasar, tubuh juga melakukan gerakan kompleks yang mendukung fungsi spesifik. Elevasi dan depresi mengacu pada gerakan naik-turun, seperti mengangkat dan menurunkan bahu atau melihat ke atas dan bawah. Inversi dan eversi terjadi pada kaki untuk membantu stabilitas saat berjalan di permukaan tidak rata, sedangkan oposisi memungkinkan ibu jari menyentuh jari lain yang merupakan kemampuan penting dalam menggenggam. Semua gerakan ini menunjukkan bahwa cara kerja tulang sendi dan otot sangat kompleks dan saling terintegrasi dalam aktivitas harian.

6. Gaya Otot Isometrik

Berbeda dengan gerakan lain, gaya otot isometrik tidak menghasilkan perubahan panjang otot atau pergerakan sendi. Contohnya saat menahan posisi plank atau menahan beban di satu posisi tanpa bergerak. Meski terlihat sederhana, kontraksi ini sangat penting untuk stabilitas tubuh dan memperkuat otot inti. Jenis ini juga sering digunakan dalam latihan untuk meningkatkan kekuatan otot, terutama untuk endurance dan kontrol otot.

7. Gaya Otot Isotonik

Isotonik adalah kontraksi otot yang menghasilkan gerakan, terbagi menjadi konsentrik (otot memendek) dan eksentrik (otot memanjang sambil menahan beban). Contoh konsentrik adalah mengangkat dumbbell, sedangkan eksentrik terjadi saat menurunkannya secara perlahan. Kedua jenis ini sangat penting dalam membangun massa dan kekuatan otot secara efektif. Pemahaman ini membantu mengoptimalkan latihan untuk meningkatkan kekuatan otot agar lebih efisien dan aman.

Baca Juga: 7 Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan otot

8. Gaya Otot Sinergis dan Antagonis

Dalam cara kerja tulang sendi dan otot, otot tidak bekerja sendiri, melainkan dalam sistem kerja sama. Otot sinergis bekerja bersama untuk menghasilkan gerakan yang sama, sedangkan otot antagonis bekerja berlawanan, seperti bisep dan trisep. Koordinasi ini memungkinkan gerakan tubuh menjadi halus, terkontrol, dan tidak kaku. Tanpa keseimbangan keduanya, risiko cedera akan meningkat.

9. Gaya Otot Refleks

Gerakan refleks terjadi secara otomatis tanpa disadari, seperti menarik tangan saat menyentuh benda panas. Mekanisme ini melibatkan sistem saraf yang langsung mengaktifkan otot untuk melindungi tubuh dari bahaya. Walaupun tidak disadari, refleks tetap merupakan bagian penting dari cara kerja tulang sendi dan otot dalam menjaga keselamatan tubuh. Respons ini juga bisa dilatih agar lebih cepat melalui aktivitas fisik tertentu.

10. Gaya Otot Postural

Gaya otot ini berfungsi menjaga posisi tubuh tetap stabil, seperti saat duduk, berdiri, atau menjaga keseimbangan. Otot postural bekerja terus-menerus dalam intensitas rendah tanpa kita sadari. Jika tidak terlatih, tubuh akan mudah pegal atau mengalami postur buruk. Oleh karena itu, penting mengombinasikan latihan untuk meningkatkan kekuatan otot dengan konsumsi makanan protein tinggi untuk otot dan susu untuk otot dan tulang agar otot postural tetap kuat dan tahan lama.

Rekomendasi Asupan Nutrisi Tambahan

Nah, mengingat pentingnya fungsi otot bagi tubuh, Anda perlu menjaga kekuatan otot sejak dini dengan mengonsumsi Ensure Gold Streng+thPro. Ensure Gold Streng+thPro adalah asupan nutrisi yang dirancang untuk menjawab dua masalah yang muncul seiring bertambahnya usia, yaitu kehilangan massa otot dan melemahnya daya tahan tubuh. Asupan  nutrisi ini hadir sebagai solusi komprehensif dengan kombinasi protein berkualitas (kasein, whey, dan soya), HMB, dan beta glucan untuk membantu mempertahankan massa otot sekaligus mendukung daya tahan tubuh harian.

 

ANIAPAC-P-ID-202600207

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1. Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Tulang, Sendi, dan Otot?

Menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan tinggi protein yang berguna untuk pembentukan otot, memenuhi kebutuhan harian kalsium dan vitamin D dan terus menjaga berat badan ideal agar tidak membebani sendi. Konsumsi Ensure Gold Streng+hPro untuk bantu penuhi kecukupan protein, vitamin D dan kalsium yang membantu pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang.

2. Jenis Latihan Apa yang Memengaruhi Kekuatan Otot?

Beberapa jenis latihan untuk meningkatkan kekuatan otot antara lain latihan beban, resistance training, dan latihan tubuh seperti push-up atau squat. Latihan ini efektif meningkatkan massa dan kekuatan otot jika dilakukan secara konsisten.

3. Nutrisi Apa yang Paling Berperan dalam Pembentukan dan Kerja Otot?

Protein menjadi nutrisi utama dalam pembentukan otot. Selain itu, asupan vitamin D, kalsium, dan magnesium juga penting untuk mendukung fungsi otot dan tulang. Mengonsumsi makanan protein tinggi untuk otot serta asupan untuk otot dan tulang dapat membantu menjaga performa tubuh.

SUMBER:

How Many Muscles Are in the Human Body? Plus a Diagram - Healthline. Retrieved February, 01, 2023 from https://www.healthline.com/health/how-many-muscles-are-in-the-human-body#takeaway 

Anatomical Terms of Movement - Flexion - Rotation - TeachMeAnatomy. Retrieved February, 01, 2023 from https://teachmeanatomy.info/the-basics/anatomical-terminology/terms-of-movement/ 

Muscle Movements - SCIENTIST CINDY. Retrieved February, 01, 2023 from https://www.scientistcindy.com/muscle-movements.html 

Muscles - Better Health Channel. Retrieved February, 01, 2023 from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/muscles 

Types of Body Movements | Anatomy and Physiology I | | Course Hero. Retrieved February, 01, 2023 from https://courses.lumenlearning.com/ap1/chapter/types-of-body-movements/

11 functions of the muscular system: Diagrams, facts, and structure - Medical News Today. Retrieved February, 01, 2023 from https://www.medicalnewstoday.com/articles/321617#eleven-main-functions-of-the-muscular-system 

What is the strongest muscle in the human body? | Library of Congress. Retrieved February, 01, 2023 from https://www.loc.gov/everyday-mysteries/item/what-is-the-strongest-muscle-in-the-human-body/  

9.5 Types of Body Movements – Anatomy & Physiology. Retrieved February, 01, 2023 from https://open.oregonstate.education/aandp/chapter/9-5-types-of-body-movements/ 

The Fundamental Human Movements - ASI Recreation. Retrieved February, 01, 2023 from https://www.asirecreation.org/recreport/ask-trainer/63-ask-a-trainer-archive/302-the-fundamental-human-movements 

Muscle Attachments and Actions - Learn Muscle Anatomy. Retrieved February, 01, 2023 from https://www.visiblebody.com/learn/muscular/muscle-movements

Hamill, J., & Knutzen, K. M. (2009). Biomechanical basis of human movement (3rd ed.). Lippincott Williams & Wilkins. http://downloads.lww.com/wolterskluwer_vitalstream_com/sample-content/9780781791281_Hamill/samples/Hamill_ch03_063-104.pdf

Anatomical terms of movement. (2012, April 24). TeachMeAnatomy - Learn Anatomy Online - Question Bank. https://teachmeanatomy.info/the-basics/anatomical-terminology/terms-of-movement/

Physiopedia. Cardinal planes and axes of movement. https://www.physio-pedia.com/Cardinal_Planes_and_Axes_of_Movement

Biga, L. M., Bronson, S., Dawson, S., Harwell, A., Hopkins, R., Kaufmann, J., LeMaster, M., Matern, P., Morrison-Graham, K., Oja, K., Quick, D., Runyeon, J., & OpenStax. (2025). Body movements. In Anatomy & physiology 2e. Oregon State University. https://open.oregonstate.education/anatomy2e/chapter/body-movements/

Hames, B. D., & Hooper, N. M. (2005). Instant notes in sport and exercise biochemistry. Taylor & Francis. http://repository.bbg.ac.id/bitstream/1997/1/Sports_and_Exercise.pdf

Widodo, A. F., Tien, C. W., Chen, C. W., & Lai, S. C. (2022). Isotonic and Isometric Exercise Interventions Improve the Hamstring Muscles' Strength and Flexibility: A Narrative Review. Healthcare (Basel, Switzerland), 10(5), 811. https://doi.org/10.3390/healthcare10050811

Physiopedia. (n.d.). Assessing muscle strength. https://www.physio-pedia.com/Assessing_Muscle_Strength

Sella, G. E. (2016, June 7). Muscle physiology, kinetics, assessment, and rehabilitation. Practical Pain Management. https://www.medcentral.com/pain/chronic/muscle-physiology-kinetics-assessment-rehabilitation

ScienceDirect. (n.d.). Reflex. Elsevier. https://www.sciencedirect.com/topics/biochemistry-genetics-and-molecular-biology/reflex

Carini, F., Mazzola, M., Fici, C., Palmeri, S., Messina, M., Damiani, P., & Tomasello, G. (2017). Posture and posturology, anatomical and physiological profiles: overview and current state of art. Acta bio-medica : Atenei Parmensis, 88(1), 11–16. https://doi.org/10.23750/abm.v88i1.5309

Produk Rekomendasi

Artikel Terkait