Manfaat Penting Susu Tinggi Kalsium bagi Anak

Manfaat Penting Susu Tinggi Kalsium bagi Anak

susu tinggi kalsium anak
susu tinggi kalsium anak
susu tinggi kalsium anak

Anak yang tumbuh sehat, aktif dan tinggi optimal sesuai tahap usianya, menjadi keinginan bagi setiap orang tua. Untuk menunjang pertumbuhannya, diperlukan pemberian nutrisi yang sesuai usianya. Salah satu kandungan nutrisi yang penting dan wajib ada di asupan harian si kecil adalah kalsium. Mineral satu ini cukup penting untuk membangun gigi dan tulang yang kuat di periode masa pertumbuhan yaitu dari masa kanak-kanak hingga remaja.

Di bawah ini akan diberikan ulasan lebih lengkap apa saja manfaat kalsium untuk anak sekaligus rekomendasi susu anak berkalsium tinggi yang bisa dikonsumsi setiap hari.

10 Manfaat Kalsium untuk Tumbuh Kembang Anak

Berikut ini beberapa manfaat kalsium untuk tumbuh kembang anak:

1. Membentuk dan memperkuat tulang

Kalsium adalah komponen utama pembentuk tulang dan membantu menjaga struktur tulang tetap kuat selama masa pertumbuhan.

2. Mendukung pertumbuhan tinggi badan

Anak yang cukup kalsium memiliki dukungan lebih baik untuk pertumbuhan tulang optimal, sedangkan kekurangan kalsium dapat membuat anak tidak mencapai tinggi potensi dewasanya secara maksimal.

3. Membantu pembentukan gigi yang kuat

Sebagian besar kalsium tubuh tersimpan di tulang dan gigi, dan mineral ini penting untuk pembentukan enamel serta struktur gigi yang sehat.

4. Mendukung fungsi otot

Kalsium dibutuhkan agar otot dapat bekerja dengan baik dalam aktivitas sehari-hari, termasuk saat anak bergerak, bermain, dan berolahraga.

5. Membantu kerja saraf

Saraf membutuhkan kalsium untuk menghantarkan pesan dari otak ke berbagai bagian tubuh.

6. Mendukung proses pembekuan darah

Kalsium berperan dalam mekanisme pembekuan darah yang penting saat tubuh mengalami luka.

7. Menjaga kepadatan tulang

Asupan kalsium yang cukup membantu menjaga massa dan kepadatan tulang, terutama saat anak sedang mengalami pertumbuhan cepat.

8. Mendukung kesehatan jantung

Selain untuk tulang, kalsium juga membantu jantung bekerja dengan ritme yang normal.

9. Membantu kontraksi dan relaksasi otot

Gerakan otot, termasuk otot besar maupun kecil, memerlukan kalsium untuk proses kontraksi dan relaksasi.

10. Mendukung metabolisme tubuh anak

Kalsium membantu berbagai fungsi penting tubuh, termasuk pelepasan hormon, kerja pembuluh darah, dan proses biologis yang menunjang pertumbuhan.

Kebutuhan Kalsium Anak Per Hari

Setelah ibu mengetahui apa saja manfaat kalsium bagi pertumbuhan si Kecil, lantas berapa ya kebutuhan kalsium yang diperlukan oleh mereka? Berdasarkan dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kebutuhan kalsium setiap anak tidak sama, karena  dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan usia.

Usia

Laki-laki

Perempuan

0 –5 bulan

200

200

6 – 11 bulan

270

270

1 – 3 tahun

650

650

4 – 6 tahun

1000

1000

7 – 9 tahun

1000

1000

10 – 12 tahun

1200 mg

1200 mg

13 – 15 tahun

1200 mg

1200 mg

16 – 18 tahun

1200 mg

1200 mg

 

Baca Juga: Cari Tahu Berat Badan Ideal Anak 6-12 Tahun di Sini!

 

10 Gejala Kekurangan Kalsium pada Anak

Ketika anak mengalami kekurangan kalsium, berikut beberapa gejala yang bisa saja muncul:

1. Pertumbuhan tulang dan tinggi badan terhambat

Kekurangan kalsium dalam jangka panjang dapat mengganggu pertumbuhan tulang dan membuat pertumbuhan anak kurang optimal.

2. Gigi mudah rapuh atau terlambat tumbuh

Asupan kalsium yang kurang dapat mengganggu perkembangan gigi, termasuk membuat gigi lebih rapuh atau kemunculannya terlambat.

3. Otot sering kram atau kejang

Kadar kalsium yang rendah dapat memicu kram, kekakuan otot, spasme, bahkan kejang pada kasus yang lebih berat.

4. Tulang mudah patah

Bila kepadatan tulang menurun, tulang menjadi lebih rapuh dan lebih mudah mengalami cedera atau patah.

5. Nyeri pada tulang atau sendi

Anak dapat mengeluhkan nyeri tulang, terutama bila kekurangan kalsium sudah memengaruhi kekuatan jaringan tulang.

6. Mudah lelah dan lemas

Kelelahan, kelemahan, atau anak tampak kurang bertenaga dapat menjadi salah satu tanda kadar kalsium yang tidak optimal.

7. Kesemutan pada jari tangan atau kaki

Rendahnya kalsium dapat menimbulkan sensasi “pins and needles” atau kesemutan pada ujung-ujung tubuh.

8. Gangguan nafsu makan

Pada anak kecil, kekurangan kalsium dapat muncul sebagai kesulitan makan atau gangguan feeding.

9. Detak jantung tidak teratur

Pada kondisi yang lebih berat, hipokalsemia dapat memengaruhi irama jantung.

10. Gangguan konsentrasi atau mudah rewel

Perubahan mood, iritabilitas, gangguan memori, atau anak tampak lebih mudah rewel bisa muncul saat kadar kalsium rendah memengaruhi sistem saraf.

Sumber Kalsium untuk Anak

Ibu bisa bantu memenuhi kebutuhan kalsiumnya dengan memberikan berbagai makanan dan minuman yang memiliki kalsium tinggi. Ibu bisa berikan keju cheddar, yoghurt, dan susu anak berkalsium tinggi.

Jika ibu sedang mencari susu anak berkalsium tinggi, PediaSure bisa menjadi pilihan yang tepat. PediaSure juga mendukung pertumbuhan nyata tinggi dan berat badan, dengan kandungan tiga sumber protein (Whwy, kasein, dan soya) serta dilengkapi 12 vitamin dan 8 mineral, campuran minyak nabati, fosfor, juga vitamin D.

PediaSure juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh si kecil karena dilengkapi dengan kandungan Prebiotik FOS dan Probiotik, Zat besi, Zinc, dan Selenium.

PediaSure kini dilengkapi dengan Peptigro System. Peptigro System mengandung Casein Phosphopeptide (CPP). PediaSure Peptigro System dengan CPP membantu mendukung pertumbuhan 2x lebih cepat dengan peningkatan massa otot tanpa menambah lemak, memperkuat tulang, mengurangi frekuensi jumlah hari sakit, dan meningkatkan kecukupan vitamin D. Dengan pemantauan tumbuh kembang yang baik dan asupan yang tepat, anak memiliki peluang lebih baik untuk dukung 2x Growth Improvement dan tumbuh berkualitas.

 

ANIAPAC-P-ID-202600279

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1. Apakah Susu Tinggi Kalsium Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

Pada umumnya, asupan tinggi kalsium aman dikonsumsi setiap hari selama jumlah total hariannya sesuai kebutuhan usia anak dan tidak berlebihan. Mayo Clinic menekankan bahwa sumber terbaik tetap berasal dari pola makan harian, sementara kelebihan asupan dari makanan, minuman fortifikasi, dan suplemen tetap perlu dihindari.

2. Kapan Waktu Terbaik Minum Susu Tinggi Kalsium?

Bila yang diberikan berupa suplemen kalsium, waktu minumnya tergantung jenis kalsiumnya: calcium carbonate paling baik bersama makanan, sedangkan calcium citrate dapat diminum dengan atau tanpa makanan. Kemenkes juga menyebut kalsium lebih baik diserap dalam dosis kecil, sekitar 500 mg atau kurang setiap kali konsumsi.

3. Anak Kurang Kalsium Minum Apa?

Prioritas pertama adalah memperbaiki pola makan dengan sumber kalsium seperti susu dan olahannya, ikan bertulang lunak, tahu, tempe, sayuran hijau, dan pangan fortifikasi. Anak juga bisa mengonsumsi PediaSure Peptigro dengan CPP setiap hari.

SUMBER:

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia Retrieved 10 May 2021, from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg

Calcium for children. Queensland Health. Retrieved 10 May 2021, from https://www.health.qld.gov.au/__data/assets/pdf_file/0027/367731/paed_calcium.pdf

Kids Health. Calcium. Kids Health. Retrieved 10 May 2021, from https://kidshealth.org/en/parents/calcium.html

Healthy Kids. Calcium. Healthy Kids. https://healthy-kids.com.au/food-nutrition/nutrients-in-food/calcium/

Medical News Today. Benefits and Sources of Calcium. Retrieved 10 May 2021, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/248958#why-we-need-calcium

National Institutes of Health (NIH). Calcium. Retrieved 10 May 2021,  https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-HealthProfessional/

Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, August 15). Tips menjaga kesehatan tulang anak-anak. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3587/tips-menjaga-kesehatan-tulang-anak-anak

Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, October 29). Kalsium dan gigi. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3768/kalsium-dan-gigi

Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025, April 24). Serba-serbi kalsium. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4076/serba-serbi-kalsium

Mayo Clinic Staff. (2026, January 21). Calcium and calcium supplements: Achieving the right balance. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/calcium-supplements/art-20047097

Mayo Clinic Staff. (2025, April 25). Rickets: Symptoms & causes. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rickets/symptoms-causes/syc-20351943

Office of Dietary Supplements, National Institutes of Health. (2023, September 14). Calcium: Fact sheet for consumers. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-Consumer/

Office of Dietary Supplements, National Institutes of Health. (n.d.). Calcium: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/calcium-HealthProfessional/

WebMD Editorial Contributors. (2024, June 20). Hypocalcemia: Symptoms, causes, and treatment. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-is-hypocalcemia

WebMD Editorial Contributors. (2024, April 9). Calcium: What you should know. https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/calcium

Healthline. (2023, July 25). Hypocalcemia: Causes, symptoms, and treatment. https://www.healthline.com/health/calcium-deficiency-disease

Healthline. (2018, August 23). Hypocalcemia: Definition and patient education. https://www.healthline.com/health/hypocalcemia

Dawrant, J., & Pacaud, D. (2007). Pediatric hypocalcemia: Making the diagnosis. Canadian Medical Association Journal, 177(12), 1494–1497. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC2096479/

Rangkaian Produk PediaSure

Baca Selengkapnya Tentang Tumbuh Kembang si Kecil