PediaSure
- Main Image
-
- Title
- PediaSure Vanila
- Detail Page Path
ASI atau Air Susu Ibu merupakan asupan terbaik bagi anak pada masa awal kehidupannya. Karenanya, hingga usia 6 bulan, bayi dianjurkan mendapat ASI secara eksklusif.
Seiring bertambahnya usia anak, kebutuhan nutrisinya juga semakin bertambah hingga akhirnya tak lagi bisa terpenuhi oleh ASI. Saat itulah, anak secara bertahap harus mulai mendapat asupan makanan selain ASI dan perlahan berhenti diberi ASI. Sayangnya, pada masa peralihan dari ASI ke makanan padat, anak cenderung menjadi rewel.
Maka dari itu, Ibu perlu paham cara menyapih anak yang tepat agar Si Kecil dapat lepas dari ASI. Seperti apa? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!
Meski ASI baik untuk anak, tetap ada saat di mana anak harus mulai disapih. Pengertian anak yang disapih adalah ketika anak mulai belajar untuk makan makanan padat tanpa tambahan ASI.
Setiap anak harus disapih karena nutrisi ASI yang sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi Si Kecil yang terus bertumbuh. Selain itu, produksi ASI yang dihasilkan Ibu juga akan terus menurun seiring waktu. Karenanya, cepat atau lambat anak perlu disapih.
Baca juga: 10 Cara Mendidik Anak Agar Tidak Manja
Bunda, perjalanan mengasihi sejak si Kecil lahir tentu menjadi momen emosional yang tak terlupakan. Namun, akan tiba saatnya Bunda harus mulai memikirkan cara menyapih anak untuk mendukung kemandiriannya. Lalu, kapan sebenarnya waktu yang paling ideal untuk memulainya?
Menurut rekomendasi dari World Health Organization (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi sebaiknya mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya. Setelah itu, pemberian ASI dapat diteruskan hingga anak berusia 2 tahun, tentunya dengan pendampingan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi. Oleh karena itu, usia 2 tahun sering menjadi tonggak sejarah yang tepat untuk memulai proses penyapihan.
Meski begitu, patokan usia bukanlah satu-satunya indikator. Setiap anak memiliki tingkat kesiapan fisik dan psikologis yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa tanda si Kecil mungkin sudah siap untuk disapih:
Jika tanda-tanda di atas sudah terlihat, Bunda bisa mulai merencanakan cara menyapih anak secara bertahap agar transisinya berjalan mulus tanpa tangisan.
Lantas, berapa lama proses menyapih anak sebaiknya dilakukan? Lama proses menyapih anak dapat berbeda antara satu anak dengan anak lainnya. Penyapihan ini bisa memakan waktu beberapa hari, minggu, atau bahkan bulan.
Terkadang meski anak sudah tidak ingin menyusu, Ibu masih tetap ingin menyusui anaknya karena ingin menjaga ikatan. Itulah mengapa proses penyapihan dapat menjadi pengalaman yang membuat emosi bercampur aduk.
Namun dengan pendekatan bertahap dan memberi banyak kasih sayang, serta cara menyapih anak yang tepat, Ibu dapat membantu Si Kecil melalui proses penyapihan dengan lancar.
Baca juga: Cari Tahu Inovasi Baru PediaSure Go yang Bantu Anak Tumbuh Tinggi!
Momen menyapih seringkali dipenuhi dengan rasa cemas, baik dari sisi Bunda maupun si Kecil. Dulu, mungkin banyak yang menyarankan cara instan seperti mengoleskan sesuatu yang pahit, asam, atau obat merah pada payudara. Namun, cara ini sangat tidak disarankan karena bisa meninggalkan rasa trauma dan membuat anak merasa "ditolak" oleh ibunya.
Sebagai gantinya, metode Weaning with Love atau menyapih dengan cinta adalah pendekatan terbaik. Inti dari metode ini adalah memberikan anak waktu untuk beradaptasi. Berikut adalah langkah-langkah mempraktikkan cara menyapih anak dengan pendekatan Weaning with Love:
Ini adalah aturan emas dalam menyapih. Jangan tawarkan ASI jika anak tidak meminta. Namun, jika ia menangis dan bersikeras meminta, jangan langsung ditolak dengan kasar. Berikan, namun cobalah persingkat durasinya.
Jangan menyapih secara mendadak (cold turkey). Jika si Kecil biasanya menyusu 4 kali sehari, kurangi menjadi 3 kali sehari selama beberapa hari, lalu turunkan lagi perlahan. Ini juga membantu payudara Bunda agar tidak bengkak atau terkena mastitis.
Saat tiba waktu si Kecil biasanya menyusu, antisipasi dengan mengajaknya melakukan aktivitas menyenangkan. Bunda bisa membacakan buku cerita, mengajaknya bermain di luar, atau memberikan camilan sehat favoritnya.
Menyapih di malam hari biasanya menjadi tantangan terberat. Ubah rutinitas tidurnya yang biasa menyusu menjadi aktivitas lain, seperti membacakan dongeng, menyanyikan lullaby, atau menepuk-nepuk punggungnya secara lembut.
Di sinilah Ayah harus turun tangan. Saat si Kecil terbangun di malam hari dan mencari ASI, biarkan Ayah yang menenangkan dan menidurkannya kembali.
Anak yang sedang disapih membutuhkan jaminan bahwa Bunda tetap menyayanginya. Perbanyak kontak fisik seperti memeluk, mencium, dan menggendong agar kebutuhan emosionalnya tetap terpenuhi.
Menyapih anak kadang memberikan tantangan tersendiri, terutama apabila anak menjadi lebih rewel setelah proses penyapihan dimulai. Berikut ini 10 cara menyapih anak agar tidak rewel yang bisa Ibu terapkan:
Poin penting dalam proses menyapih adalah membuat anak lupa kebiasaannya menyusu. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah lakukan proses menyapih anak secara bertahap, tidak tiba-tiba dan tanpa paksaan.
Baca juga: Temukan PediaSure di Sini!
Setelah anak dapat disapih, Ibu dapat menggantikan ASI dengan susu formula. Terkadang anak tidak akan langsung mau minum susu formula. Namun, ada beberapa cara agar anak mau minum susu formula setelah disapih.
Pertama, kenalkan susu formula secara perlahan atau bisa juga mulai dikenalkan sejak saat proses menyapih dengan bergantian memberi Si Kecil ASI dan susu formula. Cara lainnya adalah dengan memberikan susu formula di dalam botol yang biasa dipakai untuk wadah ASI. Pemberian susu formula setelah anak disapih bagus sebagai asupan tambahan untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi Si Kecil.
Bagi anak usia di atas 1 tahun, Ibu bisa mencoba memberikan PediaSure Classic Milky sebagai dukungan tumbuh kembang anak dengan 0 gram sukrosa. Ini membuat PediaSure Classic Milky hadir dengan rasa susu yang klasik dan lebih mudah diterima Si Kecil yang sedang peralihan.
Selain itu PediaSure Classic Milky juga mengandung 14 vitamin dan 9 mineral yang penting untuk bantu tumbuh kembang anak. Juga dilengkapi 3 sumber protein kompleks, diperkaya DHA dan AA, serta Omega 3 & 6.
Susu PediaSure juga mengandung sinbiotik unik, yakni kombinasi prebiotik FOS dan probiotik L.acidophilus yang bantu pencernaan anak. Terakhi, selalu sabar dalam menerapkan cara menyapih anak. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat untuk Ibu dan Si Kecil.
ID.2022.32939.PDS.1
Waktu terbaik untuk menyapih anak adalah ketika ia berusia 2 tahun, sesuai dengan anjuran WHO dan IDAI, atau ketika si Kecil sudah menunjukkan tanda kesiapan secara fisik dan emosional untuk berhenti menyusu.
Lakukan proses menyapih secara bertahap, kurangi frekuensi menyusui perlahan-lahan, dan alihkan perhatian si Kecil dengan camilan sehat, mainan favorit, atau aktivitas luar ruangan.
Proses ini sangat bervariasi pada tiap anak. Ada yang hanya membutuhkan waktu beberapa minggu, namun ada pula yang memerlukan waktu hingga beberapa bulan. Kuncinya adalah kesabaran dan konsistensi Bunda.
SUMBER:
Menyapih Anak dengan Baik dan Benar - RSAB Harapan Kita. Retrieved on November 10, 2022 from https://www.rsabhk.co.id/siaran-kesehatan/menyapih-anak-dengan-baik-dan-benar
Cara Menyapih yang Baik - Media Komunikasi Kementerian Kesehatan RI. Retrieved on November 10, 2022 from https://mediakom.kemkes.go.id/2020/09/cara-menyapih-yang-baik/
Extended Breastfeeding: Can You Nurse for Too Long? - Healthline. Retrieved on November 10, 2022 from https://www.healthline.com/health/breastfeeding/extended-breastfeeding
Weaning - CDC. Retrieved on November 10, 2022 from https://www.cdc.gov/nutrition/InfantandToddlerNutrition/breastfeeding/weaning.html
Weaning: Tips for breast-feeding mothers - Mayo Clinic. Retrieved on November 10, 2022 from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/weaning/art-20048440
Weaning off breastfeeding: older children - Raising Children. Retrieved on November 10, 2022 from https://raisingchildren.net.au/toddlers/nutrition-fitness/common-concerns/weaning-older-children
7 Tips for Weaning Your Little One - Medela. Retrieved on November 10, 2022 from https://www.medela.com.au/breastfeeding/blog/breastfeeding-lifestyle/7-tips-weaning-your-little-one
Weaning Your Child - Kids Health. Retrieved on November 10, 2022 from https://kidshealth.org/en/parents/weaning.html
![]()
Cara yang bisa ibu lakukan untuk mengenalkan makanan.. Berikut tips yang bisa Ibu terapkan saat akan mengenalkan jenis makanan baru pada si Kecil
![]()
Makanan sehat bagi anak sangat penting untuk kesehatannya di masa tumbuh kembang hingga dewasa. Apa saja jenis makanan sehat yang dapat dikonsumsi anak?
![]()
Susu tinggi protein & pola makan sehat penting selama masa anak-anak karena merupakan sumber protein, vitamin A dan D, kalsium, lemak, dan banyak nutrisi baik
Anda akan keluar ke situs web Abbott khusus negara atau wilayah lainnya. Perlu diketahui bahwa situs yang Anda kunjungi ditujukan untuk penduduk negara atau wilayah tertentu, seperti yang tercantum di situs tersebut. Situs ini mungkin berisi informasi tentang obat-obatan, perangkat medis, dan produk lain atau penggunaan produk tersebut yang tidak disetujui di negara atau wilayah lain.
Situs web yang Anda kunjungi juga mungkin tidak dioptimalkan untuk ukuran layar perangkat tertentu. Apakah Anda ingin melanjutkan dan keluar situs web ini?